DPRD Kalteng: Saatnya BUMD Jadi Pilar Utama Pendapatan Daerah

Anggota DPRD Provinsi Kalteng Pipit Setyorini (Media Dayak/DPRD Kalteng)

Palangka Raya, Media Dayak 

DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai sudah saatnya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mengambil peran lebih besar sebagai pilar utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
 
Sekretaris Komisi I DPRD Kalteng, Pipit Setyorini, mengatakan bahwa ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat perlu dikurangi dengan mengoptimalkan potensi pendapatan dari daerah sendiri.
 
“Sudah saatnya BUMD menjadi tulang punggung pendapatan daerah, bukan hanya pelengkap,” kata Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, Sabtu (11/4).
 
Ia menjelaskan, Kalteng memiliki cukup banyak BUMD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Namun, sebagian besar dinilai belum dikelola secara optimal sehingga kontribusinya terhadap PAD masih terbatas.
 
Sejumlah BUMD seperti PT Jamkrida Kalteng dan PD Banama Tingang Makmur disebut masih memerlukan peningkatan kinerja agar mampu beroperasi secara efektif dan kompetitif.
 
Di sisi lain, Bank Kalteng dinilai sebagai contoh BUMD yang telah memberikan kontribusi signifikan dan konsisten terhadap PAD daerah. Menurutnya, penguatan BUMD menjadi semakin penting di tengah kondisi fiskal yang menantang, termasuk adanya pengurangan dana transfer dan bagi hasil dari pemerintah pusat.
 
Ia menegaskan, pembenahan tata kelola menjadi kunci agar BUMD dapat berkembang sebagai entitas bisnis yang profesional, transparan, dan berorientasi pada keuntungan. “Kalau dikelola dengan baik, BUMD bisa menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus sumber pendapatan yang kuat,” tegasnya.
 
Lebih lanjut, ia menyampaikan optimismenya terhadap kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran dalam mendorong transformasi BUMD agar lebih adaptif dan inovatif.
 
“DPRD Kalteng, akan terus mendukung langkah strategis yang bertujuan memperkuat peran BUMD dalam meningkatkan PAD serta mendorong kemandirian fiskal daerah ke depan,” tutupnya (YM/AW).
image_print

Pos terkait