Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari .(Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebagai prioritas bersama, terutama memasuki puncak musim kemarau.
Menurut Ansyari, salah satu langkah sederhana namun sangat penting adalah tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia menegaskan, kebiasaan tersebut berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terlebih di kawasan lahan gambut.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan harus menjadi perhatian bersama agar karhutla tidak semakin meluas,” katanya, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, kebakaran di lahan gambut memiliki tingkat kesulitan penanganan yang tinggi karena api dapat merambat hingga ke lapisan bawah tanah. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dan berpotensi memunculkan kembali titik api.
Berdasarkan data BPB-PK Kalteng periode 1 Januari hingga 19 Juli 2026, tercatat 2.844 titik panas, 563 kejadian karhutla, dengan total luas lahan terbakar mencapai 3.069,52 hektare. Data tersebut menunjukkan pentingnya langkah pencegahan agar dampak karhutla tidak semakin meluas.
Ansyari menilai, karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat akibat kabut asap serta mengganggu aktivitas ekonomi.
Karena itu, ia mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.
“Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Semakin cepat titik api dilaporkan, semakin besar peluang untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” pungkasnya.(Ytm/Lsn)











