Kuala Pembuang, Media Dayak
Melalui Program pencegahan penyakit tidak menular, Dinas Kesehatan Seruyan saat ini terus berupaya maksimal dalam pencegahan kanker leher rahim. Untuk itu, setiap Puskesmas di wilayah setempat wajib melaksanaan pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA) tes pencegahan dini kanker leher rahim (Serviks), terutama untuk para wanita di usia 30 hingga 50 tahun.
Kadis Kesehatan Seruyan, Mahdiniansyah mengatakan, belum lama ini pemeriksaan Iva tes deteksi dini kanker leher rahim dilaksanakan pada Puskesmas Pembuang Hulu di kecamatan Hanau. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan kanker payudara dan pelayanan KB secara gratis.
“Alhamdulilah respons masyarakat sangat positif. Ada sekitar 150 orang melakukan iva tes guna deteksi dini kanker serviks, dan kegiatan juga langsung dihadiri Wakil Bupati Seruyan Hj Iswanti,” kata Mahdini di ruang kerjanya kemarin.
Diterangkannya, pemeriksaan secara dini terhadap bahaya kanker serviks sangat diperlukan agar gejala dapat terdeteksi dan bisa ditangani secara baik. Untuk itu Mahdini, mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyakit kanker dengan secara rutin melakukan deteksi dini. Salah satunya deteksi dini penyakit kanker leher rahim (serviks) dengan pemeriksaan IVA.
“Seluruh Puskesmas di Seruyan tahun ini kita programkan untuk melaksanakan kegiatan pemeriksaan kanker leher rahim. Jadi, kaum perempuan mari manfaatkan layanan pemeriksaan yang di gelar di setiap Puskesmas,” pintanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Seruyan Hj Iswanti mendukung penuh upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Seruyan dalam rangka pencegahan penularan kanker leher rahim. Menurutnya, berdasarkan data yang ada, kanker leher rahim menempati urutan kedua kasus kanker terbanyak pada wanita di Indonesia dan menduduki penyebab kematian nomor satu bagi wanita di Indonesia. Diperkirakan dalam setiap harinya terjadi 41 kasus baru kanker leher rahim dan 20 wanita meninggal dunia karena kanker tersebut.
“Kita dukung penuh upaya Dinas Kesehatan dalam melakukan upaya pencegahan kanker leher rahim. Untuk itu, di setiap kesempatan saya mendorong kaum perempuan di Seruyan, mari periksakan diri, karena ini salah satu upaya menyelamatkan perempuan agar terhindar dari penyakit mematikan ini apabila tidak di ketahui dan tidak ditangani secara dini,” tandasnya.(Rul)













