Tanaman jagung pakan yang dikembangkan Kelompok Tani Milenial Ampari Jaya
pada musim tanam Oktober – Maret. (Media Dayak/TL/RHF)
Tamiang Layang, Media Dayak
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur (Bartim) mendistribusikan bantuan benih jagung kepada kelompok tani untuk musim tanam April – September atau Asep.
“Sudah didistribusikan benih jagung untuk luas tanam 350 hektare. Dengan ditambah swadaya petani, kita perkirakan luas tanam bisa mencapai 400-an hektare,”ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Trikorianto di Tamiang Layang,Jum’at (03/06).
Menurutnya, peluang pasar jagung sebagai bahan baku pakan ternak masih sangat luas, karena itu dia berpesan agar petani tidak perlu ragu mengembangkan tanaman jagung pakan.
“Sebenarnya di Kecamatan Patangkep Tutui dan Kecamatan Awang kita ingin luas tanam di sana ditingkatkan, tapi saat ini minat petani di sana untuk mengembangkan jagung masih rendah,” katanya.
Peluang pasar jagung pakan yang bagus diaminkan oleh Koordinator BPP Paku Asbel Serep. Dia mengungkapkan, hasil ubinan jagung di Desa Kalamus beberapa waktu lalu mencapai 7,1 ton jagung pipil kering per hektare.
“Hasil panen cukup bagus dan harga jual jagung pipil di tingkat petani juga sekarang bagus yakni Rp4.750 per kilogram,”kata Asbel.
Artinya, dengan harga jual sebesar Rp 4.750 per kilogram maka petani bisa mengantongi omzet penjualan sebesar Rp 33 juta lebih dari tiap hektare jagung. (TL/RHF)













