Di satu Sisi, Wartawan Merupakan Jembatan Pemerintah

Asisten II Ahmad Rubama saat menyampaikan sambutan tertulis dari Bupati Katingan pada acara pengukuhan pengurus PWI Kabupaten Katingan masa bhakti 2022-2025, yang dinakhodai Suandi, Rabu siang (29/6), di aula Kantor BKAD setempat. (Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Di satu sisi, wartawan merupakan jembatan Pemerintah, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan. Demikian yang dikatakan Asisten II Ahmad Rubama saat menyampaikan sambutan Bupati Katingan Sakariyas dalam acara pengukuhan ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Katingan masa bhakti 2022-2025, sekaligus penutupan acara tersebut, Rabu siang (29/6), di aula kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Katingan.
 
Jembatan yang dimaksud Rubama adalah menjembatani semua informasi pembangunan yang akan, sedang dan yang sudah dilaksanakan oleh jajaran Pemkab Katingan. “Termasuk pembangunan yang dikerjakan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab setempat,” sebut Rubama.
 
Sedangkan mekanisme wartawan dalam menjembataninya tersebut menurutnya dengan cara mewartakan atau menginformasikan kepada masyarakat, se-Kabupaten Katingan melalui media cetak, online, elektronik, radio dan melalui televisi (visual) baik pemerintah maupun swasta.
 
Terkait pemberitaan yang disampaikan melalui media dimaksud, dirinya mengingatkan kepada masing-masing awak media (wartawan), sebelum ditayangkan hendaknya dilakukan cek and recek terlebih dahulu. Maksudnya, informasi jangan hanya sekedar didapat dari nara sumber saja. “Tapi, dicek di lapangan,” harapnya.
 
Terkait dengan kualitas wartawan, karena kian tahun semakin bertambah tantangannya, sehingga dirinya mendorong kepada jurnalis pada umumnya, dan anggota PWI Kabupaten Katingan pada khususnya agar ikut juga meningkatkan kualitasnya. “Sehingga, berita yang disuguhkan nyaman dibaca dan enak dilihat serta didengar oleh pemirsa,” ucapnya, sambil berguyon.
 
Disamping itu, dirinya juga berharap adanya keseimbangam (balance) dalam menyuduhlan berita . Jangan hanya sepihak atau hanya dari salah satu sumber saja. Intinya, profesional dan menjaga indivedensi serta kodeetik Jurnalistik.
 
Selanjutnya, kepada kepala OPD lingkup Pemkab setempa beseta seluruh stafnya, jika wartawan datang ke kantor, ingin konfirmasi, layanilah sebaik mungkin dan luangkan waktunya. “Jangan bersikap elergi,” ingat Rubama.
 
Di tempat yang sama, ketua PWI Kabupaten Katingan masa bhakti 2016-2019 dan masa bhakti 2019-2022 Aris Munandar dalam sambutannya, selain mengucapkan selamat dan sukses kepada ketua dan kepengurusan PWI Kabupaten Katingan masa bhakti 2022-2025 yang dinakhodai oleh Swandi Trismayadi, juga berharap dengan sangat, bisa tetap selalu terjalin dengan baik. Baik antara sesama anggota PWI maupun terhadap Pemkab setempat dan Forkopinda serta seluruh elemen lainnya.
 
Terjalin yang dimaksud terhadap Pemkab dan elemen lainnya itu menurutnya, dalam penyampaian informasi yang konstruktif kepada masyarakat.
 
Akhir dari sambutannya, dirinya mengingatkan kepada dirinya sendiri dan seluruh anggota PWI Kabupaten Katingan, dalam menjalankan tugasnya sebagai jurnalis agar tetap menjaga nilai-nilai kodeetik jurnalistik. “Sedangkan menjalankan organisasinya agar libatkan semua anggota,” ingatnya. (Kas/Aw)
image_print

Pos terkait