Kondisi saat terjadi kebakaran di desa Kampung Melayu Kecamatan Mendawai Kabupaten Katingan, Kamis pagi (25/6) sekitar pukul 05.00 wib.(Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Kronologis sementara yang didapatkan dari salah seorang saksi menurut Camat Mendawai Supardi, saat itu dia sedang halan-jalan pada, Ksmisbpagi itu dengan membawa anaknya ke arah hulu desa Kampung Melayu, Tiba-tiba melihat asap mengepul di salah satu rumah yang dipastikan asap itu berasal dari api.
“Melihat kepulan asap yang berasal dari salah satu rumah tersenut, saksi langsung berteriak untuk meminta tolong kepada warga setempat dengan tujuan agar asap dan api tersebut cepat dipadamkan,” kata Supardi.
Setelah mendengar teriakan tersebut, sejumlah warga setempat disamping ikut memadamkan api yang sedang berkobar tersebut, sebagian juga ada yang menghubungi regu siaga api dan pihak pemadam kebakaran dari PT RMU. “Berkat regu siaga api, warga setempat dan dibantu oleh regu dari pemadam kebakaran PT RMU, akhirnya pada pukul 07.00 wib, kebakaran tersebut dapat dipadamkan,” terangnya, seraya menyebutkan meskipun empat unit rumah warga setempat mengalami kebakaran, namun tidak ada korban jiwa.
Adapun empat unit rumah warga setempat yang turut terbakar dalam musibah kebakaran pada pagi itu menurutnya, rumah Ahmad Ariansyah (52) pekerjaan swasta dengan kerugian material sekitar Rp 60 juta, rumah Muhammad Syah rizal (46) pekerjaan petani, dengan kerugian material sekitar Rp 85 juta, rumah Nolli (73) pekerjaan ibu rumah tangga (IRT), dengan kerugian material sekitar Rp 70 juta, dan rumah Yetrimie (54) seorang IRT, dengan kerugian material sekitar Rp 100 juta. “Sehingga, jika ditotal ke empat unit rumah yang terbakar tersebut, menderita kerugian materialnya sekitar Rp 315 juta,” sebutnya.












