Dewan Minta Pemerintah Manfaatkan Aset untuk Topang PAD

H. Sugiyarto

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Jajaran DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sepakat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) dalam rangka pemanfaatan aset untuk menopang Pendapat Asli Daerah (PAD).

Menurut anggota Komisi I DPRD Kalteng, H. Sugiyarto, melalui informasi dari KPK bahwa aset yang sudah tercatat persentase sudah cukup besar, dimana dari sekitar 17-18 ribu aset sekitar 15 ribu sudah tercatat.

“Segi persentase pencatatan aset sudah cukup besar, artinya kalau tidak maka juga jadi masalah dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Karena aset salah satu penilain terhadap opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), sehingga kami juga menilai bahwa dengan opini WTP yang di raih Pemprov artinya pencatan aset juga sudah cukup bagus,” ucap Sugiyarto kepada Media Dayak, melalui pesan WhatsApp, Senin (30/11).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara ini juga mengungkapkan, bahwa saat ini masih ada sekitar 1000 lebih yang belum tercatat dan hal tersebut tentunya akan juga jadi perhatian DPRD Kalteng.

“Nanti akan kami tindaklanjuti dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) agar ditindaklanjuti pihak terkait dengan pencatatan, penyertifikatan dan penguasaan,” ujarnya.

Mantan Wakil Bupati Lamandau ini menyampaikan bahwa yang ada saat ini sudah banyak komposisi pencatatan. Namun masih sebagiannya dalam penguasaannya ada sebagian yang bermasalah.

“Contohnya sudah tidak berhak memakai aset lagi, tapi masih memiliki atau masih belum dikembalikan/diserahkan baik aset bergerak atau tidak bergerak, hal ini juga jadi perhatian kami,” tukasnya

Terlebih saat ini kata Sugiyarto saat Peraturan Daerah (Perda) terkait masalah asset nanti sudah dirampungkan, maka akan menjadi tanggungjawab bersama untuk penyelesaian dan penertiban asset daerah.

“Sesuai arahan KPK tahun 2023, tidak hanya pencatatan, penyertifikatan dan penguasaan. Namun sudah sampai pada pemanfaatan yang maksimal untuk mendukung PAD,” pungkas politisi asal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini. (Nvd/Aw)

image_print

Pos terkait