Duwel Rawing
Palangka Raya, Media Dayak
Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), mengingatkan kepada Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) agar aktif mengikuti mengikuti kegiatan rapat kerja bersama yang dilakukan wakil rakyat, khususnya menyangkut pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).
Menurut Ketua Komisi III DPRD Kalteng, yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), meliputi Pendidikan, Kesehatan dan Kepariwisataan, Duwel Rawing, kehadiran SOPD dalam rapat kerja Dewan terutama bagi substansi/bidang daripada SOPD iti sendiri.
“Kehadiran kepala SOPD minimal penjabatan berwenang yang kompeten agar bisa hadir dalam rapat bersama sangat penting. Agar bisa memberikan pemikiran, masukan dan saran. Seperti dalam pembasan Raperda Penanggulangan Bencana kemarin, sangat minim SOPD yang hadir, padahal keberadaan dan pembentukan Raperda ini sangatlah penting,” ucap Duwel Rawing, saat dibincangi Mediadayak.id, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Kamis (10/9).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga mengungkapkan, bahwa saat ini ada sejumlah Raperda yang masuk dalan masa percepatan penyelesaiannya. Sehingga pihak SOPD harus lebih proaktif, agar Raperda yang saat ini tengah dibahas, bisa segera disahkan menjadi Perda dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kehadiran pihak-pihak yang terkait memang sangat diharapkan dalam pembahasan sebuah Raperda. Lebih banyak yang hadir maka akan lebih banyak mendapat masukan, saran dan pendapat dalam penyempurnaan draf Raperda yang ada,” ujar Ketua Tim Pansus Penanggulangan Bencana DPRD Kalteng, Sekaligus politisi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.
Disisi lain, Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati juga mengatakan bahwa selama ini pihaknya juga melihat sejumlah SOPD memang terlihat kurang aktif mengikuti kegiatan, terlebih untuk kegiatan tertentu.
“Kami berharap agar SOPD juga aktif bersama legislatif membahas berbagai kegiatan yang ada. Karena kehadiran mereka sangat dibutuhkan dalam memberikan masukan, saran dan pemikiran,” tegas politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini. (Nvd/aw)













