Nanga Bulik, Media Dayak
Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (Hani) tahun 2022, Selasa (15/11), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau, menggelar sosialisasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kegiatan yang dilaksanakan di aula BKD setempat itu, dibuka langsung oleh Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana. Kegiatan sosialisasi juga dihadiri oleh Ketua BNK Lamandau, yang juga sebagai Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto, Ketua DPRD Lamandau, Herianto dan unsur FKPD lainnya.
Puluhan peserta yang berasal dari perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan nampak antusias mengikuti sosialisasi program P4GN.
Dengan ikutnya para perwakilan organisasi kemasyarakatan pada sosialisasi P4GN itu, diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkotika di Bumi Bahaum Bakuba.
“Seperti yang kita ketahui, bahwa penyalahgunaan narkotika itu dapat merusak mental dan jiwa, serta menjauhkan kita dari cita-cita yang berguna bagi bangsa dan negara,”ungkap Bupati Hendra.
Diharapkan, lanjut dia, melalui kegiatan ini semua pihak dapat turut serta memerangi dan memberantas penyalahgunaan narkotika.
“Narkoba akan selalu ada karena pasarnya terbuka. Nah, makanya dengan kegiatan ini kita berharap bisa mengedukasi dampak bahaya yang ditimbulkan oleh narkoba,” jelasnya.
Sementara, disinggung soal wilayah Kabupaten Lamandau yang menjadi jalur perlintasan penyelundupan narkotika, utamanya dari Wilayah Kalbar menuju Kalteng, Bupati menyebut hal itu menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang betul-betul menjadi perhatian.
“Lamandau ini menjadi jalur perlintasan, dan beberapa kali Polres Lamandau telah berhasil mengungkap kasus-kasus penyelundupan narkoba. Dan tentu upaya pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti,”jelasnya.
Di tempat yang sama, Ketua BNK Lamandau, Riko Porwanto, menyebut bahwa melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman masyarakat khususnya para peserta sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika.
“Juga, untuk mewujudkan Lamandau Bersinar (Bersih dari Narkotika),”tukasnya. (Tin/Rsn)













