Capai Target PAD 2024 , Perangkat Daerah Harus Kembangkan Kreativitas 

Drs. H. Gumer. 

Ketua Komisi I DPRD Gumas H.Gumer. (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi I DPRD Gumas H.Gumer mengatakan,kreatifitas perangkat daerah dalam upaya meningkatkan capaian PAD sangat penting. Optimalisasi sumber-sumber PAD faktor penting dalam meningkatkan PAD Gumas.

Mantan Ketua DPRD Gumas ini, mengharapkan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tahun 2024 ini bisa sesuai target sebesar 78.221.390.775,00, bahkan sangat baik apabila bisa melampaui target.

“Akhir tahun 2024 ini capaian PAD kita [Gumas] bisa sesuai target, bahkan syukur Alhamdullilah jika bisa melebihi dari target. Itu artinya perangkat daerah yang dibebankan target PAS bekerja dengan maksimal,”kata H Gumer, dihubungi melalui saluran Telepon Selasa (11/06/2024).

Ia pun menegaskan, banyak potensi di wilayah kita ini yang dapat menjadi sumber pemasukan bagi PAD kita. Tentunya yang tidak bertentangan dengan regulasi yang berlaku.

Diwartakan beberapa waktu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Edison menyampaikan realisasi PAD Gumas pada triwulan I (Januari-Maret 2024) sebesar Rp 9.548.748.840,85 dari target yang ditetapkan Rp 78.221.390.775,00 atau 12,21 persen.

“Pendapatan asli daerah salah satu sumber dari pendapatan daerah. Target pendapatan daerah Kabupaten Gunung Mas tahun ini sebesar Rp 1.248.069.545.775,00, terealisasi di triwulan pertama Rp 186.012.561.908,85 atau 14,90 persen,”kata Edison.

Dijelaskannya, sumber PAD yakni pajak daerah,retribusi daerah,hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah.

PAD merupakan pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

PAD bertujuan memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mendanai pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan potensi daerah sebagai perwujudan desentralisasi.

“Triwulan pertama, pajak daerah terealisasi Rp 2.157.534.564,00 atau 4,29 persen dari target Rp 50.329.500.000. Retribusi daerah terealisasi Rp 1.200.226.722,00 atau 32,07 persen dari target Rp 3.743.080.000,00.Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan masih nihil, dan lain-lain PAD yang sah terealisasi Rp 6.190.987.554,85 atau 29.46 persen dari target Rp 21.012.071.795,00,”bebernya.

Lebih lanjut menurutnya, sumber pendapatan daerah lainnya, yakni pendapatan transfer dari target Rp 1.163.104.155.000,00 terealisasi Rp 176.463.813.068,00 atau 15,17 persen.

Dana perimbangan terealisasi Rp 176.463.813.068,00 atau 17,45 persen dari target Rp 1.011.482.840.000,00.

Dana transfer umum-dana bagi hasil dari target Rp 278.116.303.000,00 terealisasi Rp 48.287.158.950,00 atau 17.36 persen.

“Dana alokasi umum dari target Rp 560.205.303.000,00 terealisasi Rp 126.293.550.000,00 atau 22,54 persen, sedangkan dana alokasi khusus dari target Rp 51.582.256.000,00 masih belum terealisasi. Dana alokasi khusus non fisik terealisasi Rp 1.883.104.118,00 atau 1,55 persen dari target Rp 121.578.978.000,00,”papar Edison.

Edison mengaku optimis, realisasi PAD Gumas tahun 2024 bisa mencapai 100 persen, bahkan sangat baik jika bisa melebihi dari 100 persen. (Nov/Lsn)

 

 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait