Kuala Pembuang, Media Dayak
Bupati Seruyan Yulhaidir, Wakil Bupati Hj Iswanti, Sekretaris Daerah (Sekda) Haryono dan DPRD Kabupaten Seruyan memimpin rapat percepatan rencana pembentukan Provinsi Kotawaringin dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), pimpinan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkup Pemkab Seruyan, sejumlah perwakilan Partai Politik (Parpol) di Aula Kantor Bupati Seruyan, Selasa (11/6).
Bupati Seruyan Yulhaidir menyatakan, rencana pembentukan Provinsi Kotawaringin telah didukung penuh oleh seluruh elemen masyarakat dan Bupati di lima kabupaten yakni, Kabupaten Seruyan, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara. Begitu juga dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah yang juga menyatakan dukungannya terhadap aspirasi masyarakat di lima kabupaten tersebut.
Dari dokumen surat pernyataan dukungan warga Pembuang Hulu, Kecamatan Hanau karena berdasarkan kesepakatan sebelumnya, Kecamatan Hanau merupakan rencana penempatan Ibukota Provinsi Kotawaringin nantinya, lahan telah disiapkan seluas 1.758 hektar, yang juga dilengkapi dengan surat pernyataan hibah dari warga.
“Lima Bupati juga telah sepakat untuk menjadikan pemekaran Provinsi Kotawaringin,” ujar Yulhaidir yang juga ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan tersebut.
Sementara, tokoh masyarakat Argiansyah yang juga Bendahara Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kotawaringin (BP3K) mengemukakan, saat ini masih ada beberapa dokumen yang mesti diselesaikan terlebih dahulu sebelum usulan masuk ke Pemerintah Pusat.
“Salah satunya adalah mengantongi persetujuan DPRD Provinsi Kalteng. Kalau di tingkat Kabupaten semuanya sudah, tinggal di provinsi,” ujar Argiansyah.(Rul)











