Nanga Bulik, Media Dayak
Festival Babukung tahun 2022 yang dilaksanakan di halaman Pasar Induk Nanga Bulik secara resmi dibuka Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana pada Senin (28/11).
Dalam kesempatannya, Bupati mengatakan, kegiatan festival tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah daerah dalam melestarikan, mengembangkan serta memperkenalkan seni budaya yang ada di Kabupaten Lamandau kepada masyarakat luas.
“Babukung merupakan festival kebanggaan mayarakat Kabupaten Lamandau, bersinergi antara pemerintah Daerah dan Masyarakat yang memadukan semangat persatuan, kesatuan, kerja keras, kearifan budaya lokal, potensi daerah dan produktivitas dalam roda pembangunan daerah yang berkelanjutan,”ungkapnya.
Diketahui, Festival Babukung tahun ini telah memasuki tahun ketujuh dan telah terpilih sebagai salah satu dari 100 Calender of Events Wonderful Kementerian Pariwisata RI. Bahkan, Festival Babukung juga masuk dalam kalender reguler Kharisma Event Nusantara (KEN) 2021.
Sama halnya dengan pelaksanaan tahun lalu, Festival Babukung sengaja dipusatkan di halaman Pasar Induk Nanga. Pemilihan lokasi di Pasar Induk Nanga Bulik merupakan upaya menumbuhkan serta penyelamatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari dampak pendemi Covid-19 dan laju inflasi yang kini tengah dihadapi hampir seluruh daerah di Indonesia.
“Di lokasi ini, ekonomi masyarakat akan tergerak, termasuk pelaku UMKM yang berjualan disekitar lokasi kegiatan,”jelasnya.
Dengan pelaksanaan kegiatan kita ini, sambung dia lagi, sendi-sendi ekonomi bisa menggeliat kembali dan tidak kalah penting ialah memperkenalkan sektor wisata.
Usai membuka Festival Budaya Babukung Tahun 2022, Bupati Hendra juga melepas Karnaval Babukung. Berbagai jenis Bukung ditampilkan, seperti Bukung Hantu, Bukung Burung, Bukung Naga, Bukung Belanda dan lainnya. (Tin/Rsn)











