Bupati Kobar Buka Turnamen Olahraga Tradisional Marunting Batu Aji

Bupati Hj Nurhidayah saat membidik sasaran dengan menggunakan sumpit dalam acara Festival Marunting Batu Aji 2026, di Lapangan Sampuraga, Kobar, Rabu (11/2/2026) (Media Dayak/Ist)

Pangkalan Bun, Media Dayak 

Bacaan Lainnya

Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah secara resmi membuka Turnamen Olahraga Tradisional dalam rangka Festival Marunting Batu Aji 2026. Acara berlangsung di Lapangan Sampuraga, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Rabu (11/9/2026).

Kegiatan tersebut direncanakan selama dua hari yang disambut antusias masyarakat serta para peserta festival. Dengan mempertandingkan empat cabang olahraga tradisional, yakni Balogo, Bagasing, Menyumpit, dan Sepak Sawut.

Diselenggarakannya festival ini  sebagai upaya melestarikan budaya daerah, khususnya olahraga tradisional yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Kalimantan Tengah, terutama di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, festival ini juga dimanfaatkan sebagai sarana seleksi atlet olahraga tradisional Kobar yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Festival Marunting Batu Aji yang dinilai mampu menjaga serta menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal melalui olahraga tradisional.

“Kegiatan ini menjadi ajang pelestarian budaya lokal yang sangat penting, khususnya dalam menjaga eksistensi olahraga tradisional agar tetap dikenal dan diminati generasi muda. Melalui festival seperti ini, kita tidak hanya mempertandingkan olahraga, tetapi juga mewariskan nilai kebersamaan, sportivitas, dan identitas budaya daerah,” ujar Hj. Nurhidayah.

Ia berharap Festival Marunting Batu Aji dapat terus menjadi agenda rutin daerah yang memberi dampak positif, tidak hanya bagi pelestarian budaya, tetapi juga sektor pariwisata.

“Saya berharap festival ini juga menjadi sarana promosi pariwisata daerah. Dengan menampilkan kekayaan budaya dan olahraga tradisional, kita dapat menarik minat wisatawan berkunjung ke Kotawaringin Barat sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan budaya sebagai bentuk kecintaan terhadap warisan leluhur. (Prokom/Rd/Lsn/Aw)

image_print

Pos terkait