Bupati Jaya Hargai Camat Miri Manasa

Bupati Gumas Jaya S Monong. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong mengapresiasi langkah Camat Miri Manasa Pridledi bersama BPD, pihak kelurahan dan desa, babinsa dan bhabinkamtibmas, yang bersinergi melaksanakan sosialisasi ke masyarakat Kecamatan Miri Manasa terkait tujuan vaksinasi Covid-19.

“Apa yang dilakukan Camat Miri Manasa bersama BPD, pihak kelurahan dan desa, babinsa dan bhabinkamtibmas sangat tepat. Masyarakat harus diberi pemahaman akan pentingnya suntik vaksin Covid-19, serta tidak mempercayai berita bohong (hoaks) terkait vaksin Covid-19,” kata Jaya melalui pesan elektronik, Rabu (24/11).

Menurut Jaya, masyarakat Gumas patut mendukung vaksinasi sebagai ikhtiar pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Masyarakat pun jangan gampang termakan hoaks terkait vaksinasi. Vaksinasi Covid-19 aman dan halal.

“Saya, istri dan kedua anak saya sudah disuntik vaksin. Sampai saat ini kami sehat. Kami tidak mengalami hal yang negatif pasca disuntik vaksin. Sebelum disuntik, kami jujur mengatakan kepada tenaga kesehatan terkait ada dan tiada penyakit yang kami derita. Kejujuran itu sangat penting dan itu sebuah keniscayaan demi kebaikan bersama,” ujar Jaya.

Tidak hanya minta masyarakat mendukung vaksinasi, Bupati yang gemar berpantun itu pun mengimbau masyarakat untuk tetap patuh menjalankan Protokol Kesehatan Covid-19, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi.

Diwartakan sebelumnya, akibat hoaks terkait vaksin Covid-19, mengakibatkan cukup banyak masyarakat Kecamatan Miri Manasa yang tidak tahu apa tujuan suktik vaksin Covid-19.

“Berita bohong yang selama ini merebak di masyarakat Kecamatan Miri Manasa terkait vaksinasi Covid-19 menyebabkan cukup banyak masyarakat tidak tahu kegunaan vaksin Covid-19, bahkan cukup banyak masyarakat yang tidak mau di vaksin,” kata Camat Miri Manasa, Pridledi, Selasa (23/11).

Untuk itu, lanjut Prid (karibnya), pihaknya bersama BPD, pihak kelurahan dan desa, babinsa dan bhabinkamtibmas, bersinergi melaksanakan sosialisasi. Memberikan pemahaman ke masyarakat Kecamatan Miri Manasa terkait tujuan vaksinasi Covid-19.

“Kami memberikan informasi ke masyarakat Kecamatan Miri Manasa akan tujuan suntik vaksin Covid-19, yakni mendorong terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity, menjaga produktivitas serta menurunkan dampak ekonomi dan sosial, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan masyarakat, dan menurunkan jumlah pasien dan kematian akibat Covid-19,” beber Prid.

Pihaknya bersama BPD, pihak kelurahan dan desa, babinsa dan bhabinkamtibmas, juga mengimbau masyarakat Kecamatan Miri Manasa untuk menjaga tubuh dan mental di tengah pandemi Covid-19  dengan Iman, Aman dan Imun.

“Kami sampaikan ke masyarakat Iman artinya berdoa dan beribadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Aman artinya patuh terhadap protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Imun artinya istirahat yang cukup, serta olah raga teratur, tidak panik dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang,” jabar mantan Lurah Tumbang Rahuyan ini.

Prid mengaku kesadaran masyarakat Miri Manasa akan pentingnya suntik vaksin Covid-19 sekarang tumbuh dengan baik. Hal itu dampak dari sosialisasi dan pemahaman yang diberikan.

“Vaksinasi massal yang dilaksanakan Jumat (19/11) lalu mendapat respon positif masyarakat. Banyak masyarakat yang disuntik vaksin,” ucapnya.

Dia menambahkan dari data capaian vaksinasi Covid-19 dari fasilitas layanan kesehatan Kabupaten Gumas 21 November 2021, Kecamatan Miri Manas dari target vaksin 3.987, capaian dosis pertama 34,96 persen, dosis kedua 21, 22 persen.

“Komitmen kami untuk terus memberikan informasi ke masyarakat akan pentingnya suntik vaksin Covid-19, serta tidak mempercayai berita bohong terkait suntik vaksin Covid-19,” tutup Prid. (Nov/Aw)

image_print

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.