Bidang Peternakan Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Barut, Abdul Muin bersama tim kesehatan hewan dan pemilik sapi saat melakukan pemeriksaan kesehatan hewan yang akan diqurbankan, Selasa (6/8).(Media Dayak : Ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

                Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) melalui bidang peternakan pada Dinas Pertanian setempat bersama tim kesehatan hewan lakukan pemeriksaan hewan yang akan dijadikan kurban pada hari Raya Iduladha 1440 Hijriah yang jatuh pada Minggu (11/8) akan datang.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, Ir Setia Budi melalui Kepala Bidang Peternakan, Abdul Muin, Rabu (7/8) di Muara Teweh mengatakan, pemeriksaan kesehatan hewan ini untuk yang kedua kalinya dilakukan.

“Untuk kesehatan hewan, secara klinis juga aman tidak ada yang sakit. Walaupun ada hewan yang sakit akan kami larang untuk dijual kepada pembeli,” kata Abdul Muin saat turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemantauan hewan kurban.

Muin menjelaskan bahwa, pemeriksaan kesehatan sapi maupun kambing ini dilakukan untuk memastikan apakah kondisi hewan yang dijual dalam keadaan sehat atau sakit. Oleh karena itu, masyarakat jangan sampai mendapatkan hewan kurban tidak memenuhi syarat atau mengidap penyakit yang bisa membahayakan kesehatan manusia.

Alhamdulillah, sampai saat ini (pemeriksaan kesehatan untuk kedua kalinya) tidak ditemukan penyakit membahayakan terhadap hewan tersebut,” ujar Muin, di tempat penjualan hewan kurban milik Hadi yang berada di Jalan Ronggolawe Muara Teweh, Rabu kemarin.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam berkurban tentu saja akan memberikan ternak yang terbaik, karena ternak itu akan menjadi kendaraan bagi yang melaksanakannya. “Saya rasa niat tulus dalam melakukan ibadah kurban akan menjadi jaminan bahwa daging yang ada dibagikan Aman, Sehat, Utuh dan Halal (Asuh),” ucap Muin.

Salah seorang pedagang hewan kurban, Hadi mengatakan, untuk tahun ini dirinya menjual 140 ekor sapi. Dimana semua sapi ini sudah siap dijual dalam menyambut hari Raya Iduladha 1440 Hijriah.

“Untuk sapi Brahman didatangkan dari Banjarmasin dengan harga pasaran sekitar Rp18juta hingga Rp20 juta, Sapi merah Rasa Madura diambil dari Jawa dengan harga sekitar Rp13,5 juga hingga Rp17 juta, Sapi Ras Bali dari Jepang itu kisaran harganya sekitar Rp13,5 juta hingga Rp17 juta,” ucapnya.

Bidang Peternakan dan tim kesehatan hewan ini melakukan pemeriksaan dan pemantauan hewan kurban jenis sapi dan kambing. Tim dibagi menjadi tiga kelompok diantaranya, kelompok I melakukan pemeriksaan di wilayah Jalan Ronggolawe, Jalan B Katamso dan Jalan Margo Rukun. Sedangkan kelompok II di wilayah Jalan Wonorejo, Rapen dan Gang Melati. Sementara kelompok III di wilayah Jalan Nenas, Simpang LP I dan LP III serta Jalan Pramuka.(lna)

image_print

Pos terkait