Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng Gubernur H Sugianto Sabran. (Media Dayak/Hms Prov)
Palangka Raya, Media Dayak
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalteng melalui tim komunikasi publik menyampaikan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Univerity of Southern California (USC) merinci tentang gejala Covid-19 yang biasa muncul.
“Menurut penemuan penelitian, urutan gejala Covid-19 yang banyak dialami pasien, adalah: demam, batuk dan sakit otot, mual atau muntah dan diare,” kata dr Caroline Ivonne dari tim komunikasi publik mewakili Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng saat gelar press rilis perkembangan terbaru covid-19 di Kalteng, Kamis (10/9/2020).
Menurut penelitian, sambungnya, gejala-gejala tersebut biasanya juga muncul secara berurutan. Urutan ini khususnya penting untuk membedakan dengan penyakit seperti flu biasa yang menunjukkan gejala serupa. Fakta ini mungkin bisa membantu orang-orang yang terinfeksi Covid-19 untuk segera melakukan isolasi mandiri dan mendapatkan perawatan segera, yang mana sangat berdampak pada tingkat kesembuhan.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia telah merevisi Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Dalam dokumen revisi itu, Kemenkes menambahkan kategori kelompok orang tanpa gejala (OTG). OTG adalah seseorang yang tidak bergejala dan memiliki risiko telah tertular dari orang konfirmasi covid-19.
“Di mana, OTG ini memiliki kontak erat dengan kasus konfirmasi atau pasien positif covid-19. Kontak erat di sini bisa dipahami sebagai aktivitas berupa kontak fisik atau berada dalam ruangan atau berkunjung dalam radius satu meter dengan pasien berstatus pasien dalam pemantauan (PDP) atau positif covid-19, dalam 2 hari sebelum kasus timbul gejala hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala,” papar dr Caroline Ivonne menjelaskan melalui live streaming facebook Mmctv Kalteng.
Meski, pihaknya mengakui, dari rilis kepala Kelompok Staf Medik (KSM) Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Dr. dr. Yusup Subagio Sutanto, Sp.P (K), menyampaikan sangat sulit mengetahui ciri-ciri para OTG. “Kondisi itulah yang membuat OTG tidak bisa dipungkiri bisa juga membuat resah karena dapat menularkan virus corona padahal mereka tidak memiliki gejala sakit,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur Sugianto selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng mengimbau, untuk masyarakat wilayah ini, jika terjadi gejala seperti covid-19 agar segera melakukan pemeriksaan diri. “Jangan takut untuk melakukan rapid test dan swab, karena dengan melakukan pemeriksaan kita akan mengetahui kondisi kesehatan kita,” terang Gubernur. (Ytm/Lsn)













