Atasi Kemarau, Pemkab Sediakan Speedbot Bersubsidi

Kondisi sungai Hantipan saat dua hari yang lalu, penumpangnya terpaksa berjalan kaki hingga beberapa kilometer. Lantaran sungai tersebut bukan saja surut airnya tapi ada beberapa titik di sungai tersebut yang sudah tidak ada airnya.(Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Di musim kemarau saat ini banyak masyarakat di wilayah Kecamatan Katingan Kuala dan Mendawai kesulitan melakukan perjalanan, terutama perjalanan dari Kecamatan Katingan Kuala dan Mendawai ke Kasongan, ibukota Kabupaten Katingan pulang pergi (pp). 

Karena, satu-satunya jalan yang digunakan oleh belasan ribu jiwa masyarakat di dua Kecamatan tersebut adalah jalan sungai, dengan menggunakan alat transportasi perahu kelotok, ces dan speedbot. Sedangkan jalan darat hingga saat ini masih belum bisa. Karena terkendalanya infrastruktur jalan darat.

Firdaus, selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan saat diminta pendapatnya, Sabtu (26/8), kepada sejumlah awak media mengaku prihatin dengan kondisi saat ini. Karena, ada banyak warga di Kecamatan Katingan Kuala dan Mendawai yang mengeluh lantaran jalan alternatif, yaitu sungai hantipan di desa Kampung Melayu yang seharusnya bisa digunakan untuk perjalanan termurah untuk menuju kota Sampit Kabupaten Kotim namun di musim kemarau ini sangat sulit dilalui, lantaran airnya surut. “Sehingga, selain memerlukan waktu yang sangat panjang, juga mengeluarkan dana yang besar,” kata Firdaus.

Padahal mereka menurut legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini, perjalanannya bukan hanya dari Katingan Kuala dan Mendawai saja, tapi setelah sampai di kota Sampit, dilanjutkan lagi ke Kasongan, sebagai daerah tujuan. 

Selanjutnya, mengakui bahwa anggaran transportasi untuk perjalanan seperti itu sangatlah besar. Oleh karena itu dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui instansi terkait agar mencarikan solusi terbaik. “Sehingga dana transportasi yang dikeluarkan bisa terjangkau dan waktunya pun lebih cepat,” harapnya. 

Salah satu artinatif yang diusulkan oleh anggota dewan asal dapil Katingan II di bagian hilir ini, Pemkab melalui instansi terkait menyediakan speedbot khusus untuk transportasi hilir-mudik masyarakat Katingan Kuala dan Mendawai. Sedangkan ongkos atau biayanya sebagian disubsidi oleh Pemkab Katingan. “Dengan menyediakan transportasi speedboat bersubsidi seperti ini, selain waktunya lebih cepat, juga dapat meringankan pengeluaran masyarakat dari sisi biaya transportasi,” pungkasnya. (Kas/Lsn)

 

 

image_print

Pos terkait