
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin sedang mengamati tanaman buah naga saat menyertai Aster Kasad meninjau TMMD Ke-104 di Kelurahan Kalampangan, Selasa (12/3). (Media Dayak/Darmawanto)
Palangka Raya, Media Dayak
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin berserta Dandim 1016/Plk Letkol. Czi Chandra Adibrata mendampingi Aster Kasad Mayjen. Bakti Agus Fadjari, meninjau lokasi TMMD Ke – 104 di Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sebangau.
Dalam melakukan peninjauan, rombongan di sambut dengan Upacara Adat yaitu Potong Pantan oleh tetua Adat Dayak Kelurahan Kalampangan, Selasa (12/03).
Pembukaan akses jalan yang dilaksanakan TNI dalam rangka menjalankan program TMMD bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada petani dan masyarakat untuk memanen hasil perkebunan yang ada di wilayah tersebut.
Pembukaan jalan yang berjarak sekitar 5 Km, merupakan jalan masuk dan keluar ke area perkebunan yang di kelola oleh kelompok tani, karena pada saat memanen dan membawa keluar hasil perkebunan warga sekitar menggunakan jalan air dan memakai kelotok kecil.
“Kita dari Pemko Palangka Raya menyambut baik dari kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI, dengan adanya TMMD ke-104 yang diadakan di Kelurahan Kalampangan Kec. Sebangau berupa akses jalan keperkebunan, maka akan mempermudah warga dalam membawa keluar hasil panen kebunnya, ” terang Fairid Naparin , saat dimintai keterangannya.
Lanjutnya lagi, dengan ada jalan ini dia berharap akan lebih mempersingkat waktu dan biaya, harapnya.
Sementara itu Aster Kasad mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh TNI dalam rangka membuka dan mempermudah akses jalan keperkebunan.
“Pada dasarnya apa yang dilakukan oleh TNI adalah membuka kerisolasian masyarakat, dengan terbukanya akses jalan maka kegiatan perekonomian akan berkembang dan maju”, jelasnya.
Saat di tanya tentang program TMMD Ke-104 di wilayah Kodim 1016/Plk, Mayjen. Bakti mengatakan sudah sesuai dengan ketentuan yang direncanakan, harapnya lagi adalah agar masyarakat dapat merawat dan memelihara apa yang telah di bangun, pintanya. (Dmt/Lsn)












