ASN Diminta Netral dan Awasi Pemilu

Kepala OPD di Lingkup Pemerintahan Provinsi Kalteng dan sejumlah tamu undangan menghadiri acara pengukuhan pengurus komisariat wilayah forum Sekretaris Daerah seluruh Indonesia (Forsesdasi) di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng, Jum’at (15/2). (Media Dayak/Yanting).

Bacaan Lainnya

Palangka Raya ,Media Dayak

     Pada bulan april 2019 nanti dilaksanakan pesta demokrasi pemilihan Presiden dan wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus juga pelaksanaan pemilihan anggota legislatif tingkat provinsi dan Kabupaten/Kota, maka diminta perhatian dari Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota dalam hal turut menjaga, dan menciptakan suasana yang kondusif dan mengantisipasi adanya hal-hal yang dapat menganggu jalannya pesta demokrasi yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Fitri di acara pengukuhan pengurus komisariat wilayah forum Sekretaris Daerah seluruh Indonesia (Forsesdasi) di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (15/2).

“Jadilah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang netral dan tidak memihak kepada salah satu calon manapun, karena ASN sesuai ketentuan perundang-undangan, harus netral dan apabila tidak netral ditindak tegas dan dipecat sesuai ketentuan perundang-undangan.

Untuk itulah saya ajak kita semua khususnya sekretaris daerah untuk dapat netral dan selalu berkoordinasi dengan Bupati/Wali Kota dalam hal persiapan pelaksanaan pesta demokrasi agar nantinya dapat dilaksanakan dengan tertib, lancar, aman, terkendali dan sesuai peraturan perundang-undangan sehingga tidak ada pelanggaran-pelanggaran, “ucap Gubernur melalui sambutan tertulisnya.

Gubernur meminta, ASN Kabupaten/Kota turut menjaga dan menciptakan suasana yang kondusif serta mengantisipasi adanya hal-hal yang dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi yang akan berlangsung pada Pemilu bulan April mendatang.

Beberapa hari sebelumnya juga Gubernur Kalteng di rakor Kesiapan Pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019, berharap Pemerintah Kabupaten dan Kota harus intens mengawasi segala tahapan persiapan, mengingatkan pelaksanaan pemilu tinggal dua bulan lagi. Pemerintah bersama pihak penyelenggara, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus memastikan tidak terjadi persoalan di daerahnya.

“Pada dasarnya pemerintah menginginkan Pemilu serentak 2019 ini berjalan lancar, aman dan tertib. Keinginan ini bukan hanya keinginan saya, tapi Presiden,” urai Gubernur 

Pemerintah Kabupaten dan Kota dari sekarang, diminta menggiatkan lagi sosialisi kepada masyarakat. Langkah ini tidak sebatas untuk capai target partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen, namun untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tidak tahu tata cara dan mekanisme menggunakan hak pilih.(YM)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *