Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan.(Media Dayak/Novri JKH)
Kuala Kurun, Media Dayak
Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas), Rayaniatie Djangkan mengapresiasi komitmen Pemkab Gumas yang akan menata wajah ibu kota Gumas khususnya Taman Kota Kuala Kurun tanpa mengesampingkan kepentingan masyarakat kecil seperti pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini berjualan di Taman Kota.
Kendati demikian, Raya menyarankan kepada Pemkab Gumas melalui OPD terkait agar para pelaku UMKM tetap diberi kesempatan untuk berjualan di kawasan Taman Kota Kuala Kurun. Raya menilai keberadaan UMKM menjadi denyut nadi ekonomi kerakyatan sekaligus penggerak hidupnya ruang publik di ibu kota kabupaten.
“Ya selama aktivitas jual beli berjalan tertib, bersih, dan tidak mengganggu fungsi taman, maka UMKM justru harus diberi ruang untuk berkembang, bukan dibatasi,” tegas Raya kepada mediadayak.id melalui panggilan telepon, Jumat (6/2/2026)
Raya menyatakan, UMKM itu bagian dari masyarakat yang menggantungkan hidup dari berdagang. Menurutnya, selama mereka (pelaku UMKM) dapat menjaga ketertiban, kebersihan, dan mengikuti aturan, rasanya tidak ada alasan untuk melarang mereka berjualan di Taman Kota Kuala Kurun.
Legislator 4 periode itu menilai, kehadiran UMKM memberi dampak positif bagi perekonomian di Kota Kuala Kurun dan Gumas umumnya, mulai dari meningkatkan pendapatan masyarakat hingga menciptakan suasana taman yang lebih hidup, aman, dan ramai dikunjungi warga, khususnya pada sore hingga malam hari.
Raya pun mendorong Pemkab melalui OPD terkait untuk melakukan penataan yang baik, seperti pengaturan zona berjualan, jam operasional, serta penyediaan fasilitas pendukung, sehingga fungsi estetika taman tetap terjaga tanpa mematikan mata pencaharian pedagang kecil.
“Yang dibutuhkan itu kan penataan, bukan pengusiran. Kalau ditata dengan baik, Taman Kota itu bisa jadi pusat ekonomi kreatif dan ruang rekreasi keluarga yang nyaman,” tukas Raya.
Raya berharap keberpihakan terhadap UMKM di Kota Kuala Kurun dan Gumas umumnya sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memulihkan dan memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
“Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan kolaborasi semua pihak, Taman Kota Kuala Kurun diharapkan tidak hanya menjadi ruang hijau, tapi juga menjadi ruang ekonomi rakyat yang berdaya, tertib, dan berkelanjutan,” tutup Raya. (Nov/Aw)













