Yulistra Ivo Ingatkan TP-PKK Kotim Untuk Mengkonsultasikan Rencana Kerja Kepada Pemerintah Daerah

Ketua TP-PKK Kalteng Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran Ivo saat melantik Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kotim, Jum’at (26/2/2021). (MMC Kalteng/Media Dayak)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalteng mengingatkan Ketua TP-PKKP Kotawaringin Timur (Kotim) yang baru saja di lantik, untuk selalu menginformasikan, mengkomunikasikan, dan mengkonsultasikan Rencana Kerja TP-PKK kepada Pemerintah Daerah melalui SOPD yang membidangi urusan Pembinaan Pemerintah Daerah Pemberdayaan Masyarakat,

“Agar rencana kerja TP-PKK menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Perencanaan Pembangunan Pemerintahan Daerah,” katanya usai melantik Khairiah Halikinnor sebagai Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kotim periode 2021-2024. Jum’at (26/02/2021). Yulistra Ivo menyebutkan, program Pokok PKK pada hakekatnya harus selaras dengan program-program pemerintah dan pemerintah daerah.

Yulistra Ivo meyakini, jika proses dan siklus manajemen program dapat berlangsung seperti sebagaimana mestinya. Maka, pemerintah daerah memberi dukungan,dan fasilitas terhadap program-program TP-PKK, sehingga Gerakan PKK dapat memberikan andil dan turut serta ambil bagian dalam upaya ikut meningkatkan taraf hidup dan kehidupan keluarga-keluarga menuju masyarakat yang maju, dan sejahtera guna mewujudkan hari esok yang lebih baik.

Selanjutnya, hal yang sama dengan Dekranasda yang merupakan wadah berhimpunnya segenap pemangku kepentingan seni kerajinan dan industri yang berfungsi sebagai pembina seni kerajinan dengan nilai cita rasa dan perwujudan keanekaragaman etnik yang ada di tanah air serta memberikan kesempatan berusaha dan meningkatkan sumber pendapatan masyarakat. “Juga merupakan tempat menyalurkan aspirasi anggota dan sebagai sarana komunikasi timbal balik antar anggota dengan lemerintah serta sebagai sarana untuk menghimpun potensi pemangku kepentingan bagi pengembangan produk kerajinan sebagai bagian dari seni dan budaya,”tuturnya.

Yulistra Ivo juga meminta, Ketua TP-PKK untuk memahami makna yang hakiki mengenai peran dan posisi TP-PKK sebagai mitra kerja Pemerintah Daerah demikian juga dengan Dekranasda bahwa kemitraan ini bermakna adanya kesetaraan dan saling membutuhkan.

Memanfaatkan potensi sumberdaya yang ada, sambung Yulistra Ivo, baik sumberdaya manusia maupun sumberdaya alam, sebagai potensi yang dapat didayagunakan untuk pengembangan Gerakan PKK dan Program-program PKK serta Program-program Dekranasda. “Khusus untuk Dekranasda diera revolusi industri 4.0 kita mendorong digitalisasi penjualan dapat dilakukan guna meningkatkan promosi dan pemasaran dengan lebih baik”, tambah Yulistra Ivo.

Disisi lain, Ivo mengajak Ketua TP-PKK menggali sebesar besarnya potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia dalam rangka meningkatkan ketahanan keluarga khususnya selama pandemi ini masih berlangsung. “Dengan harapan kita semua mampu melewati masa masa sulit selama pandemi ini dengan baik,”pungkas Yulistra Ivo. (MMC/YM/Rsn)

image_print

Pos terkait