Masyarakat Desa Bintang Ninggi 2, Kecamatan Teweh Selatan, Barito Utara, melaksanakan ritual selamatan adat Bakumpai berupa tapung tawar, usai shalat Ashar di area pelabuhan Jetty PT BIMA pada Jumat (27/3/2026).(Media Dayak:Dok Pribadi)
Muara Teweh, Media Dayak
Warga masyarakat Desa Bintang Ninggi 2, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, melaksanakan ritual selamatan adat Bakumpai berupa tapung tawar pada Jumat (27/3/2026) usai shalat Ashar di area pelabuhan Jetty PT BIMA.
Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas kembalinya aktivitas usaha jasa mooring yang selama belasan tahun menjadi sumber penghidupan warga setempat. Acara tersebut diselenggarakan oleh pengurus mooring dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh adat, pihak perusahaan, serta masyarakat umum.
Selamatan adat Dayak Bakumpai ini juga menjadi momentum kebersamaan setelah sebelumnya sempat terjadi penyetopan aktivitas di lokasi Jetty akibat klaim kepemilikan lahan oleh oknum masyarakat dari luar desa. Peristiwa tersebut diketahui mengacu pada surat tertanggal 23 Desember 2025, yang berdampak pada terhentinya aktivitas ekonomi warga hingga menimbulkan kerugian mencapai miliaran rupiah.
Ketua Pengurus Mooring Desa Bintang Ninggi 2, Erkanadi, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan selamatan ini bukan hanya bentuk rasa syukur, tetapi juga harapan agar aktivitas masyarakat dapat terus berjalan tanpa gangguan.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakan selamatan sebagai ungkapan syukur karena aktivitas di Jetty sudah kembali normal. Kami berharap ke depan tidak ada lagi hambatan, sehingga masyarakat bisa kembali mencari nafkah dengan tenang dan berkelanjutan,” ujarnya.
Erkanadi juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik antara masyarakat dan perusahaan yang telah lama beroperasi di wilayah tersebut. Menurutnya, keberadaan perusahaan, khususnya di grup PT BAT, telah memberikan kontribusi nyata melalui program CSR di berbagai sektor seperti infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Sementara itu, Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap stabilitas aktivitas usaha di wilayah Bintang Ninggi 2.
“Kita semua harus menjaga kondusivitas daerah. Perusahaan yang beroperasi di wilayah ini telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Sudah seharusnya kita bersama-sama memberikan rasa aman dan mendukung kelancaran operasional mereka,” kata Ardianto.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak perusahaan sangat penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah.
Dengan dilaksanakannya selamatan adat ini, masyarakat Desa Bintang Ninggi 2 berharap aktivitas di pelabuhan Jetty PT BIMA dan sekitarnya dapat terus berjalan lancar dan menjadi penopang ekonomi yang berkelanjutan bagi warga setempat.(Lna/Aw)










