Anggota DPRD Provinsi Kalteng Maryani Sabran .(Media Dayak/ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Anggota DPRD Kalteng Maryani Sabran, menekankan pentingnya akses buku dan bahan bacaan yang memadai di wilayah terpencil di provinsi tersebut. Ia menilai, minimnya akses buku di daerah pedalaman berdampak signifikan terhadap tingkat pendidikan dan kemampuan literasi masyarakat, khususnya anak-anak.
Ia menyampaikan bahwa pemerataan akses literasi harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, karena buku merupakan sarana penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan generasi muda.
“Buku adalah jendela dunia. Jika anak-anak di perkotaan bisa dengan mudah mendapatkan berbagai macam bahan bacaan, seharusnya anak-anak di wilayah terpencil juga mendapatkan hak yang sama,” ujar Maryani, Kamis (17/10/2024)
Untuk itu, dirinya mengusulkan agar pemerintah daerah lebih aktif dalam menyebarkan buku ke daerah-daerah pedalaman melalui program perpustakaan keliling atau fasilitas perpustakaan desa.
“Perlu adanya sinergi antara pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat untuk memastikan bahwa semua anak memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pengetahuan,” tambahnya.
Selain itu, ia juga berharap adanya alokasi anggaran khusus untuk penyediaan buku dan bahan bacaan di sekolah-sekolah yang berada di pelosok Kalteng. Hal ini, menurutnya, akan memberikan dorongan besar terhadap kualitas pendidikan di Bumi Tambun Bungai.
“Kalau kita ingin melihat Kalteng maju, kita harus mulai dari pendidikan, dan itu termasuk memastikan bahwa anak-anak di wilayah terpencil juga bisa membaca buku yang bagus dan berkualitas,” pungkas Maryani Sabran.(Ytm/Lsn)













