Habib Ismail bin Yahya
Palangka Raya, Media Dayak
Wakil Gubernur provinsi Kalimantan Tengah Habib Ismail bin Yahya mengajak masyarakat di daerah ini untuk menjaga kebersihan, baik di lingkungan rumah, tempat kerja bahkan sekolah-sekolah, pasalnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah menyebutkan bahwa Kalteng masuk zona kuning kasus demam berdarah dengue (DBD).
“Mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus DBD ya masyarakat harus menerapkan hidup bersih dan menajga lingkungan guna pencegahan DBD di Kalteng,” tegasnya.
Wagub menyebut, salah satu hal sederhana yang harus dilakukan masyarakat yakni menghidupkan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Lantaran, saat ini sudah masuk musim penghujan dan biasanya saat peralihan ke musim kemarau akan banyak jentik-jentik nyamuk DBD.
“Sebelum terjadi penyebaran, kami meminta agar masyarakat yang rumahnya berada di kawasan rawa agar fokus dan betul-betul menjaga agar tidak terjadi wadah berkembangbiaknya nyamuk,” ungkapnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (12/3).
Habib mengatakan, masyarakat yang tinggal di wilayah yang memiliki potensi perkembangbiakan nyamuk dapat pula meminta kepada dinas kesehatan (dinkes) rerkait agar dilakukan fogging. Biasanya, lanjut dia, tempat-tempat berkembangbiaknya nyamuk ini berada di lokasi atau tempat-tempat air menggenang.
“Apalagi Kalteng ini wilayahnya masih banyak sungai dan rawa, tentu ini harus menjadi perahtian,” beber Habib
Pihaknya juga meminta kepada Dinkes baik di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi agar berperan aktif memberikan sosialisasi kepada masyaralat tentang pencegahan DBD.
“Jangan lelah dan jera memberikan sosialisasi, karena DBD ini juga menjadi salah satu masalah yang cukup serius, di tengah-tengah ketakutan masyarakat terhadap virus korona juga perlu diperhatikan kasus DBD ini, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati,” pungkasnya. (Ytm/Lsn)













