PEMERIKSAAN KESEHATAN-Sebelum diberikan vaksinasi COVID-19, pejabat yang akan diberikan vaksinasi terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan diantaranya standar tekanan darah adalah 180/100 mmHg. Tampak Bupati dan Wakil bupati memeriksakan tekanan darah kepada petugas kesehatan di Puskesmas Muara Teweh, Senin (22/2/2021).(Media Dayak: Lana)
Muara Teweh, Media Dayak
Dalam rangka percepatan penanggulangan pancemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), dilakukan vaksninasi COVID-19 untuk meningkatkan kekebalan individu dan kelompok serta menjaga kesehatan masyarakat sehingga dapat memutus rantai penulanan COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara H Siswandoyo mengatakan vaksinasi COVID-19 untuk tahap 1 dan 2 sasaran SDM Kesehatan (SDM K) Kabupaten Barito Utara sudah dilaksanakan sejak 27 Januari sampai dengan 20 Pebruari 2021.
“Dan saat ini peberian vaksinasi masih terus berlanjut hingga selesai. Vaksinasi kedua untuk tenaga kesehatan dengan sasaran SI SDM Kesehatan 1.461 orang dengan jumlah vaksin yang diperlukan sebanyak 2.922 vial vaksin untuk 2 dosis,” kata Siswandoyo, Senin (22/2/2021) pada pemberian vaksin tahap dua di Puskesmas Muara Teweh.
Dikatakan Siswandoyo, jumlah vaksin yang diterima Kabupaten Barito Utara sesi I (pertama) sebanyak 840 dosis dan sesi II (kedua) sebanyak 1.480 dosis total seluruhnya 1.520 dosis masih kurang dari jumlah sasaran 2.922 dosis.
Menurut Siswandoyo, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap1 sekitar bulan Januari – April 2021 setelah tenaga kesehatan, maka pada tahap selanjutnya untuk petugas pelayanan publik, ASN, Guru, tokoh agama dan masyarakat pelaku ekonomi.
Lebih lanjut Kadis Kesehatan mengatakan bahwa ada beberapa perubahan juknis tatalaksana vaksinasi COVID-19 diantaranya standar tekanan darah adalah 180/100 mmHg. Bagi lansia sudah bisa divaksinasi COVID-19, sasaran yang mendapat vaksin corona-vac untuk dosis pertama, dapat diberikan vaksin COV2-BIO (karena kandungan yang sama).
“Hasil capaian se Kalteng, untuk Kabupaten Barito Utara masih diperingkkat dua terkahir dari 14 Kabupaten/kota. Untuk itu kami harapkan Puskesmas bisa lebih meningkatykan cakupannya, khususnya bagi Puskesmas yang masih belum melaksanakan vaksinasi seperti UPT Puskesmas Lampeong,” kata Siswandoyo.(lna/Aw)













