Peta update sebaran Covid-19 di Kalteng dan jumlah konfirmasi Covid-19 di Kalteng pada Tanggal 25 Oktober 2021
Palangka Raya, Media Dayak
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng kembali merilis perkembangan penanganan pandemi pada Senin, 25 Oktober 2021. Dalam rilis tertulis tersebut, disampaikan juga terkait dosis vaksin Covid-19 melalui penjelasan yang disampaikan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Pusat.
Satgas Penanganan Covid-19 Pusat melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng menjelaskan bahwa WHO menyebutkan dosis tambahan diperlukan hanya kalau tubuh tidak merespons sesuai dengan seharusnya, atau karena kekebalan mulai berkurang seiring waktu berjalan, atau kinerja vaksin kurang dalam menghadapi beberapa varian yang muncul.
Namun, saat ini vaksin memberikan respon yang bagus dan terbukti kuat, serta bisa bertahan menghadapi varian baru, sehingga pasokan vaksin Covid-19 masih diperuntukkan bagi orang-orang yang belum divaksin terlebih dulu.
Saat ini prioritas dosis tambahan hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, tetapi Kementerian Kesehatan menyebutkan tidak menutup kemungkinan juga dosis tambahan akan diberikan kepada masyarakat umum dikemudian hari.
Lebih lanjut, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng juga menghimbau agar selain dilakukan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan menjadi kebiasaan hidup sebagai tuntutan dalam penanggulangan pandemi Covid-19.
Sebagian masyarakat telah patuh protokol kesehatan, tetapi masih ada sebagian lainnya yang kurang memiliki kesadaran untuk menerapkan prinsip 5M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas.
Setiap hari jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalteng hingga saat ini masih bertambah. Orang yang berisiko tinggi adalah mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid seperti hipertensi, diabetes, jantung, asma hingga gagal ginjal.
Selain itu, orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah, berusia lanjut yakni di atas 60 tahun dan mereka yang mengalami obesitas atau berat badan berlebihan.
Perilaku sehat 5M menjadi upaya pencegahan yang sangat penting. Setiap orang harus mau dan mampu melakukan perubahan perilaku kepatuhan 5M sehingga dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19. (Rls/Ytm/Lsn)











