RAPAT EVALUASI COVID 19 – Bupati Barito Utara, H Nadalsyah bersama Wakil Bupati, Sugianto Panala Putra, Ketua DPRD Barito Utara, Hj Mery Rukaini dan Sekda H Jainal Abidin saat melakukan rapat evaluasi di rumah jabatan bupati, Jumat kemarin.(Media Dayak: diskominfosandi barut)
Muara Teweh, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) sepakat mendirikan posko Induk Kabupaten atau posko bersama dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19).
“Posko Induk Kabupaten ini nantinya akan didirikan di samping kantor Bupati Barito Utara atau di Tiara Batara Muara Teweh dimana anggota Posko nantinya merupakan Gabungan Anggota TNI/Polri serta Perangkat Daerah,” kata Bupati Nadalsyah saat rapat evaluasi rangka menindaklanjuti pelaksanaan Gugus Tugas Covid-19 di rumah jabatan bupati, Jum’at (4/4) lalu.
Pertemuan dirumah jabatan tersebut, dihadiri Wakil Bupati (Wabup), Sugianto panala Putra, Ketua DPRD, Kapolres dan Dandim 1013 Muara Teweh, Sekda H Jainal Abidin dan kepala perangkat daerah.
Pada kaesempatan itu H Nadalsyah didampingi Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, Sekda Ir H Jainal Abidin dan seluruh yang hadir memberikan apresiasi kepada semua anggota Tim Gugus Tugas yang bekerja sebagai garda terdepan untuk antisipasi, pencegahan dan penanganan Covid- 19.
Bupati juga menyampaikan terima kasih atas kepatuhan masyarakat dalam melaksanakan himbauan pemerintah, karena penanganan Covid-19 ini adalah tugas bersama. “Posko Gugus Tugas di Kandui Kecamatan Gunung Timang merupakan posko yang sangat efektif karena di wilayah ini merupakan pintu masuk dari wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan,” kata H Koyem.
Sementara, Ketua DPRD, Ir Hj Mery Rukaini juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Barito Utara yang membebaskan pembayaran iuran PDAM kepada masyarakat yang kurang mampu.
Sementara, Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Yusan Riawan memberikan masukan dan pendapat agar Pemkab Barito Utara menjaga ketersediaan stok pangan dan ketersediaan peralatan kesehatan/obat -obatan baik di pustu, Puskesmas, maupun Rumah Sakit Muara Teweh.
Menjawab hal itu Koyem langsung memerintahkan kepada leading sektor Disperindagsar, Dinas Ketahananpangan, Dinas Pertanian, Disnakertrasn Kop dan UKM serta seluruh perangkat daerah agar bisa melakukan pemantauan dan pengendalian dilapangan.(lna)













