Tiga Pilar Kecamatan Lamandau Bentuk Posko Karhutla Di Desa Penopa

Pembentukan Posko Karhutla di Kantor desa Penopa kecamatan Lamandau kabupaten Lamandau, Kamis (11/06/2020).(Media Dayak/Penrem Pjg)

Nanga Bulik, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Tiga pilar di Kecamatan Lamandau memprakarsai pembentukan Posko Karhutla di Kantor desa Penopa kecamatan Lamandau kabupaten Lamandau, Kamis (11/06/2020). Dalam kegiatan tersebut juga dibentuk KTPA (Kelompok Tani Peduli Api) yang di bawah naungan Koramil 1017-02/Lamandau, Polsek lamandau dan PT TAN.

Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 1017/Lmd Letkol Hafes Isjafrin, Kapolres Lamandau AKBP Titis B. Kepala BPBD Drs Edison Dewel, Kabag Ops Polres lamandau, Camat kecamatan Lamandau, Danramil 02/Lamandau Kapten Inf Sumarna, Kapolsek Lamandau Ipda Taufany SH, Para Kades Lamandau, Pihak Manajer PT TAN Fransiskus, Tokoh Adat dan Tokoh masyarakat.

Kepala BPBD Lamandau, Drs Edison Dewel dalam arahannya mengatakan bahwa bertani dengan sehat adalah dengan tidak melakukan pembakaran lahan. “Pembakaran lahan akan banyak merugikan bila tanpa perencanaan yang baik,” katanya.

Kepala Desa Penopa Modeling menyampaikan bahwa dengan dibentuknya Posko Karhutla di desa Penopa dan melibatkan masyarakat dari kelompok tani sebagai anggota Posko Karhutla maka diharapkan dapat memberi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran lahan dan hutan.

Sementara itu, Kapolres Lamandau AKBP Titis B menekankan bahwa permasalahan apapun yang dihadapi sekarang ini harus dilaksanakan secara bersama sama untuk mengatasinya.

“Kita harus bersinergi antara instansi pemerintah, pengusaha dan masyarakat untuk mengatasi masalah khususnya Karhutla,” tegasnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun sayur dan memelihara ikan demi memenuhi asupan gizi keluarga. “Itu juga bisa menambah kekebalan tubuh dan imun tubuh kuat untuk menangkal Covid-19 yang saat ini sedang mewabah,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Dandin 1017/Lmd Kapten Inf Sumarna berharap kerja sama yang ada tidak hanya menjadi kegiatan yang bersifat seremonial belaka. “Kerja sama ini diharapkan dapat bekerja secara nyata untuk memberikan penyadaran akan pentingnya mejaga lahan baik hutan maupun lahan pertanian,” tutupnya.

Dalam acara tersebut juga ditanda tangani MoU antara pihak masyarakat, Koramil, Polsek dan dari PT TAN dalam upaya penanganan Karhutla. Usai penandataganan MOU dilanjutkan peninjauan kebun sayur dan budidaya ikan air tawar di desa Samujaya.(Penrem Pjg/aw) 

image_print

Pos terkait