Strategi Bapenda Kobar Perkuat PAD Lewat Pengawasan Berkelanjutan

 
Petugas Bapenda Kobar memeriksa data pajak di gerai kuliner guna memastikan kepatuhan dan optimalisasi PAD. (Media Dayak/Ist)
 
Pangkalan Bun, Media Dayak
 
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengawasan pajak yang dilakukan secara berkelanjutan di lapangan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun kemandirian fiskal yang transparan dan akuntabel.
 
Memasuki hari keempat pelaksanaan pengawasan maraton, tim teknis Bapenda kembali melakukan pemeriksaan pajak sektor kuliner dengan menyasar gerai waralaba di wilayah Pangkalan Bun, Jumat (24/04). 
 
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian uji kepatuhan yang sebelumnya telah dilakukan di sejumlah titik, termasuk Kecamatan Kumai.
 
Kepala Bapenda Kobar, M. Nursyah Ikhsan, menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan bukan bersifat sementara, melainkan dirancang sebagai langkah strategis jangka panjang.
 
“Pengawasan ini kami lakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi memperkuat PAD. Kami ingin memastikan seluruh potensi pajak daerah dapat tergali secara optimal, sekaligus menciptakan sistem pelaporan yang transparan dan adil bagi seluruh pelaku usaha,” ujarnya.
 
Ia menjelaskan, fokus utama dalam kegiatan tersebut adalah sinkronisasi data transaksi melalui sistem Point of Sales (POS) dengan laporan pajak yang disetorkan ke kas daerah. Langkah ini dinilai penting untuk menjamin bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat melalui setiap transaksi benar-benar tercatat dengan akurat.
 
“Melalui pengawasan langsung di lapangan, kami dapat memastikan kesesuaian antara data transaksi dan laporan pajak. Ini penting agar tidak ada selisih, sehingga penerimaan daerah bisa maksimal dan akuntabel,” jelasnya.
 
Selain melakukan pemeriksaan, tim Bapenda juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha terkait pentingnya integrasi sistem pelaporan digital. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak secara berkelanjutan.
 
“Tidak hanya melakukan pengawasan, kami juga mengedepankan edukasi agar pelaku usaha memahami pentingnya kepatuhan pajak. Dengan begitu, tercipta sinergi yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung pembangunan daerah,” tambahnya.
 
Bapenda Kobar memastikan kegiatan pengawasan ini akan terus dilaksanakan secara berkala dengan menyasar berbagai sektor potensial lainnya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam mengoptimalkan PAD demi mendukung pembangunan di Bumi Marunting Batu Aji. (MMC Kobar/Rd/Lsn/Aw)
 
 
 
image_print

Pos terkait