Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran bersama Bupati Kobar Nurhidayah sedang melakukan prosesi tampung tawar, dalam kegiatan acara adat peringatan Hari Jadi Kabupaten Kobar ke-60, di Balai Sembaga Mas, Pangkalan Bun Kamis (3/10).(Media Dayak/Humas Pemprov).
Pangkalan Bun, Media Dayak
Pasca pengumuman kesiapan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran akan kembali berdampingan dengan Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Habib Ismail bin Yahya beberapa waktu lalu, kini hal itu kembali disuarakan olehnya.
Pasalnya, pengumuman di hadapan ratusan ribu orang saat tablig akbar di Lapangan Sanaman Mantikei, Kota Palangka Raya, atas restu guru mulia Habib Umar bin Hafidz beberapa waktu lalu sempat mendapat tanggapan dari calon pasangan Pilgub 2020 Habib Ismail bin Yahya yang saat ini juga menjadi wakilnya di pemerintahan, bahwa Habib Ismail masih menunggu restu dari gurunya di Pulau Jawa.
Tetapi, Sugianto kembali mempertegas pernyataan ingin kembali berdampingan dengan Wagub dengan mengungkapkannya kepada media.
“Sebetulnya tidak ada persiapan secara khusus jelang Pilgub ini, dan saya juga sudah menyatakan maju kembali lantaran sudah mendapat restu orang tua dan diizinkan kembali,” katanya saat diwawancarai di usai peringatan HUT ke-60 Kabupaten Kobar di Pangkalan Bun, Kamis (3/10).
Ditambah lagi dengan kehadiran guru mulia Habib Umar bin Hafidz ke Kalteng beberapa waktu lalu, pihaknya selaku gubernur saat ini telah menyatakan ingin tetap kembali berdampingan dengan Wagub Ismail bin Yahya di Pilgub 2020 mendatang.
“Saya juga sudah mendapat restu dari guru mulia Habib Umar, ini restu sebetulnya. Waktu bertemu beliau (Habib Umar,red) telah menasehati bahwa ini untuk Kalteng, supaya tetap menyatukan antara Gubernur dan Wakil,” katanya kepada awak media.
Saat itu, lanjutnya, pengumuman sudah disampaikan secara terbuka dan sudah menjalankan amanat dari guru mulia Habib Umar. Tetapi, tambahnya, apabila dalam perjalanan Wagub tidak menginginkannya itu tidak masalah, karena itu bagian daripada perjalanan. “Selebihnya tinggal tanya saja ke pak Wagubnya,” pungkas Sugianto Sabran.(Ytm/Lsn)











