Pemprov Bangun Jembatan Gantung di Kobar

Foto Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran memberikan potongan tumpeng kepada Bupati Kobar Nurhidayah dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kobar ke-60, di Pangkalan Bun Kamis (3/10). (Media Dayak/Human Pemprov)

Pangkalan Bun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

     Diperingatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendapat hadian istimewa dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng. Pasalnya, Tahun 2020 mendatang Pemprov akan membangunkan dua jembatan gantung di kabupaten ini.

Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, menurut Gubernur, semakin bertambahnya usia semakin terlihat berbagai perkembangan dan kemajuan yang luar biasa di Kabupaten Kobar ini.

Dalam artian, kemajuan ini didasari oleh pemimpin yakni Bupati dan Wakil Bupati (Wabub) Kobar yang kreatif dan inovatif.

“Bupati Kobar beberapa waktu lalu mengajukan untuk pembangunan jembatan gantung, ya sudah, InshaAllah 2020 mendatang kami akan bangunkan jembatan di Kampung Baru dan Mendawai, sepenuhnya dana dari Pemprov Kalteng,” katanya saat diwawancarai usai peringatan hari Jadi Kobar ke-60 di Balai Sembaga Mas Pangkalan Bun Kamis (3/10).

Gubernur mengungkapkan, dengan pembangunan tersebut, pihaknya berharap terdapat konektivitas antara dua wilayah yang nantinya akan terhubung dengan jembatan gantung ini.

Dengan demikian, warga tidak perlu jalan dua arah untuk melakukan aktivitas dan konektivitas antar dua wilayah ini. “Tapi jembatan ini hanya digunakan untuk jalan kaki saja,” tegasnya.

Lebih lanjut Gubernur berharap, jembatan ini menjadi jalan untuk membuka tempat-tempat baru dan pertemuan-pertemuan baru antar warga. Kemudian, diharapkan dapat tercipta kerukunan karena terjalin pertemuan dan menimbulkan energi positif.

“Kemudian tercipta pemikiran-pemikiran pembangunan di Kobar agar lebih berkah,” harapnya. 

Ditambahkan Sugianto, Bupati dan Wabub Kobar sudah fokus pada infrastruktur, pendidikan dan kesehatan seperti yang menjadi fokus Pemprov Kalteng. Saat ini, sambungnya, masa kepemimpinanya sudah memasuki tahun ketiga.

“Kami sudah mulai memasuki tahun keempat, saya tidak ingin ada jalan yang terisolasi,” pungkas orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini. (YM)

image_print

Pos terkait