Pengurus SMSI Kalteng dan Tokoh Pemuda Kalteng, Heru Hidayat menyerahkan santunan kepada perwakilan penderita kelenjar getah bening, Senin (10/11).(Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Tengah memaknai Hari Pahlawan dengan meningkatkan kepedulian kepada sesama.
Sebelumnya, Pengurus SMSI Kalteng bekerja sama dengan sejumlah pihak telah membantu korban banjir Katingan dan sejumlah Panti Asuhan di Palangka Raya. Senin (10/11), SMSI Kalteng membantu perjuangan seorang gadis bernama Khadijah yang menderita penyakit Kelenjar Getah Bening.
Ketua SMSI Kalteng, H Sutransyah mengatakan, bantuan untuk Khadijah berupa santunan yang berhasil dikumpulkan dari pengurus SMSI Kalteng dan sejumlah mitra kerja SMSI Kalteng.
“Kami berharap, santunan yang tidak seberapa ini dapat membantu ananda Khadijah dalam perjuangan mengatasai penyakitnya,” kata H Sutransyah setelah penyerahan santunan kepada perwakilan Khadijah.
Tokoh Pemuda Kalimantan Tengah (Kalteng), H Heru Hidayat ST memberikan apresiasi atas kepedulian dan solidaritas SMSI Kalteng terhadap ananda Khadijah seraya mendoakan agar Khadijah dapat segera sembuh.
Menurut Heru, aksi SMSI Kalteng merupakan menjunjung dan meneladani sifat dan sikap serta nilai juang para pahlawan. “Nilai perjuangan para pahlawan yaitu gigih, berani, semangat berjuang, rela berkorban untuk sesama, bangsa dan negara, tulus dan peduli,” tegasnya.
Alumni HMI ini juga mengajak semua pihak untuk memaknai Hari Pahlawan dengan melakukan hal-hal baik, membangun, mempersatukan dan bermanfaat bagi sesama, bangsa dan negara. “Karena apa yang sudah kita rasakan saat ini hasil perjuangan para Pahlawan,” katanya.
Heru yang juga mantan Anggota DPRD Kalteng menyatakan, hasil jerih payah para pahlawan merupakan warisan yang harus terus dilanjutkan. Mewarisi semangat pahlawan bukan hanya dengan membantu orang lain, bisa dilakukan dengan cara bekerja giat dan semangat demi keluarga dan menjadi pahlawan di rumah.
“Bekerja dengan benar jujur dan maksimal dan berupaya menerapkan nilai-nilai perjuangan dalam berbagai sektor kehidupan. Itu semua dilakukan agar kita mampu memberikan kontribusi yang riil bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” tutup Mahasiswa Pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR) ini.(rls/aw)











