Penerima bantuan sembako Basri (65) beserta tim PPWI peduli kabupaten Pulang Pisau, Senin (1/11). (Media Dayak/Ist)
Pulang Pisau, Media Dayak
Tim PPWI Peduli Kabupaten Pulang Pisau kembali salurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di desa Mintin Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (1/11).
Warga kurang mampu yang sudah berumur itu bernama Basri (65), seorang kakek yang tinggal di Desa Mintin RT 08 Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Di rumahnya, ia hanya tinggal bersama anak kandungnya dengan kondisi yang serba kekurangan dalam mencukupi kebutuhan sehari-harinya.
Bahkan, rumah yang mereka tempati saat ini, bukanlah milik pribadi melainkan rumah bekas dinas guru yang sudah berusia puluhan tahun, dengan kondisi fisik bangunan rumah yang hampir roboh dan tentunya sudah tidak layak huni.
Dan yang lebih miris lagi, berdasarkan Informasi yang digali oleh Tim PPWI Peduli, keseharian Basri ini hanyalah seorang pekebun ubi singkong dan tidak mempunyai pekerjaan yang lain atau pekerjaan tetap.
Karena tidak memiliki pekerjaan yang bisa menghasailkan uang, Basri pun terkadang merasa bingung bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama anaknya. Sehingga, mereka kerap hanya bisa memakan singkong hasil kebunnya, hanya sekedar untuk mengisi perut demi bertahan hidup.
Saat dikonfirmasi, ternyata benar saja, informasi yang didapat oleh tim PPWI Peduli sesuai dengan pengakuan dari Basri sendiri. Basri mengatakan kepada Tim PPWI Pulpis bahwa dirinya sering makan ubi singkong yang direbus, dikarenakan tidak mempunyai uang untuk membeli beras.
“Jujur, bukan saya bermaksud untuk berkeluh kesah, tapi memang kenyataannya, dalam keseharian kami hanya bisa makan ubi atau singkong, karena tidak mampu untuk menbeli beras apalagi lauk pauk. Maka dari itu, saya sangat bersyukur sekali atas rezeki yang telah diberikan ini. Dan saya juga sangat berterima kasih banyak atas kepedulian tim PPWI Pulpis yang sudah berkenan memberikan saya bantuan ini. Semoga kebaikan rekan-rekan PPWI semua akan dibalas oleh Allah SWT,” ucap Basri dengan nada lirih dan raut wajah yang sedih. (Alp)












