Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak banjir, Senin (29/6). (Lmd/Rsn)
Nanga Bulik, Media Dayak
Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Lamandau terus meluas. Hingga Senin (29/6), dimana puluhan desa di 6 kecamatan terendam banjir sejak seminggu terakhir.
Bahkan, dari hasil pendataan yang dilakukan pihan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau, hingga Minggu (28/6) lalu, sudah ada 1003 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir.
“Data hari ini belum masuk, namun hingga hari Minggu kemarin sudah ada 1003 KK yang terdampak banjir,” ungkap Kepala BPBD Lamandau, Edison Dewel.
Dirinya menyebutkan, banjir yang melanda sebagian besar Kabupaten Lamandau tahun ini merupakan banjir terparah sejak beberapa tahun terakhir.
Sementara, Dandim 1017/Lmd, Letkol Inf Hafes Is Jafrin, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Lamandau, M Bashar dan Budi Rahmat, Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, Senin (29/6) juga meninjau langsung kondisi warga yang rumahnya terendam banjir.
Bupati juga secara langsung menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga desa Kujan, Kecamatan Bulik yang terdampak banjir.
“Pemerintah Daerah kini tengah melakukan langkah penanganan kaitan dampak yang ditimbulkan akibat banjir, yakni kita memberikan bantuan sembako,” ungkapnya, saat diwawancarai Wartawan usai penyerahan bantuan di Desa Kujan.
Bupati mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang rumahnya terendam banjir agar senantiasa berhati-hati.
“Utamanya masalah listrik. Hal ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,”katanya. (Lmd/Rsn)











