Kepala Disbudparpora Kabupaten Katingan; Drs Mido
Kasongan, Media Dayak
Semua objek wisata di Kabupaten Katingan ditutup untuk sementara, baik objek wisata di Bukit Batu kecamatan Katingan Hilir, Danau Mare di kecamatan Katingan Tengah, Danau Bulat di kecamatan Kamipang maupun objek wisata-objek wisata lainnya yang ada di 13 wilayah kecamatan di bumi Penyang Hinje Simpei ini. Demikian yang dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Katingan Drs Mido melalui Kabid Kebudayaan Disbudparpora Katingan Yaben A Madan kepada sejumlah media, Kamis (28/5) tadi, di ruang kerjanya.
Penutupan semua objek wisata ini menurut Yaben, sehubungan dengan adanya pelarangan dari pemerintah terkait pelarangan mengumpul orang banyak guna mencegah dan memutus mata rantai pademi corona virus (covid)-19 di semua daerah, termasuk juga di Kabupaten Katingan.
Tidak hanya tempat wisata saja, tapi untuk kegiatan olahraga di Sport Center pun, sudah dua bulan terakhir ini ditutup. Segala kegiatan olahraga yang mengumpulkan orang banyak tidak diperbolehkan menggunakan sport center milik Pemkab Katingan yang berlokasi di sekitar komplek perkantoran Pemkab setempat. “Diantara jenis olahraga yang tidak diperkenankan untuk menggunakan sport center, seperti olahraga sepak bola, bola voli, sepak takrau, futsal dan sejenisnya,” sebutnya.
Selanjutnya, dengan tidak digunakannya sport center selama dua bulan terkahir ini, menurut Yaben, secara otomatis pula Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya di sector pariwisata dan olahraga bukan hanya menurun saja, tapi stagnan. “Mudah-mudahan wabah covid-19 ini cepat selesai, sehingga PAD di dua sektor ini bisa cepat pula bangkit kembali,” harapnya. (Kas)













