Salah satu Korban Kecelakaan Maut Longboat bermesin L300 milik Dinas Kehutanan, dengan Speedboat milik TNI Angkatan Darat (AD) jenis KMC RBB Den Bekang XII TPR di Perairan Sebangau, saat dievakuasi oleh petugas, senin (9/3).(Media Dayak/Novan)
Palangka Raya, Media Dayak
Tim evakuasi yang bertugas menangani Kecelakaan maut antara Longboat bermesin L300 milik Dinas Kehutanan, dengan Speedboat milik TNI Angkatan Darat (AD) jenis KMC RBB Den Bekang XII TPR di Sungai Sabangau Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya, Senin (9/3), berhasil menemukan seluruh korban Kecelakaan yang merenggut nyawa sebanyak 6 orang penumpang Longboat.
Sedangkan 2 dari penumpang longboat tersebut masih dalam kondisi kritis dan saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Doris Sylvanus untuk mendapatkan perawatan secara intensif.
Berdasarkan data informasi yang berhasil dihimpun mediadayak.co.id di lapangan, 8 penumpang yang merupakan petugas Taman Nasional (TN) Sabangau tersebut terdiri dari Mansyah Manggala Agni, Abdi, Ibnu Yudistira, Mutiara, Novi, istri Agung Polhut, Selvia Magdalena dan Yuliansi.
Dari 8 orang tersebut, Korban yang berhasil selamat diketahui bernama Selvia Magdalena dan Yuliansi dan korban lainnya diketahui meninggal dunia. Sedangkan dari pihak Speedboat KMC RBB Den Bekang XII TPR, yang dipimpin langsung oleh Dansubsatgas Pam VVIP Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono SIP (Dandim 1011/Kuala Kapuas) diketahui mengangkut 18 orang penumpang yang terdiri dari 7 Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), 8 anggota Komando Resort Militer (Korem) 102/PJG dan 1 orang warga sipil sebagai penunjuk jalan, 1 orang Delegasi Belanda dan 1 orang Guard Delegasi Belanda.
18 penumpang Speedboat tersebut, saat ini berada dalam kondisi selamat dan beberapa mengalami luka-luka serta telah dirujuk ke sejumlah Rumah sakit, diantaranya yaitu RSUD Doris Sylvanus dan RS. Siloam. Namun naas, selang beberapa lama setelah melakukan pencarian korban, tepat pukul 15.30 tim evakuasi berhasil menemukan Dandim 1011 Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono dalam kondisi meninggal Dunia. Sedangkan Korban dari insiden tersebut adalah Gareon yang merupakan warga negara Belanda.
Untuk diketahui, insiden ini terjadi sebelum digelarnya kunjungan Raja dan Ratu Belanda yang rencananya akan berkunjung ke Bumi Tambun Bungai pada Rabu (11/3) mendatang dan rombongan Speedboat tim Survey route yang bertugas mengamankan perlintasan saat berlangungnya kegiatan kunjungan. Sedangkan rombongan Longboat L300 merupakan petugas yang bertanggung jawab untuk membawa logistik ke lokasi kunjungan Raja dan Ratu negara Belanda lusa mendatang.
Untuk kronologis insiden kecelakaan tersebut, saat ini masih menunggu dikeluarkannya rilis resmi oleh aparat penegak hukum yaitu pihak Kepolisian.(Nvd)










