Anggota DPRD Gumas, Untung Jaya Bangas (dua dari kanan) mengunjungi monumen situs Tambun Bungai dalam reses perseorangan.(Media Dayak/Novri JK Handuran).
Kuala Kurun, Media Dayak
Sekretaris Komisi II DPRD Gunung Mas (Gumas), Untung Jaya Bangas membeberkan hasil reses perseorangannya di desa Tumbang Pajangei, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gumas, Jumat (19/06/2020).
“Di desa itu, saya bertemu dengan kepala desa dan perangkat desa, ketua dan anggota BPD, tokoh masyarakat dan warga lainnya,” ungkap Untung, Senin (22/06/2020).
Legislator Gumas dari Partai Demokrat ini menyatakan, pertemuan dengan menerapkan protokol kesehatan berjalan penuh kekeluargaan.
Masyarakat menyampaikan harapan dan masukan bagi kemajuan desa, Kecamatan Tewah dan Gunung Mas umumnya.
Anggota DPRD Dapil III Gumas membeberkan aspirasi masyarakat dari pertemuan itu. Salah satunya tentang ruas jalan Kabupaten penghubung Kurun-Tewah yang melintasi desa Tumbang Pajangei.
Ruas jalan tersebut dinilai memerlukan perhatian Pemerintah melalui Dinas terkait lantaran kerusakannya sangat parah dan tidak dapat dilalui, terlebih kala musim hujan.
“Saya kerap melewati ruas jalan itu. Kalau tidak diperhatikan dan ditangani, kerusakannya semakin menjadi,” seru Untung.
Masyarakat, lanjut Untung, juga minta insentif atau gaji mantir dinaikkan. Dinas Pertanian diminta memberikan bantuan bibit jagung dan hand tractor serta pelatihan cara pengoperasian hand tractor.
“Masyarakat mengusulkan pembangunan WC sekolah, WC di monumen situs Tambun Bungai, dan penataan halaman monumen Tambun Bungai,” ujarnya.
Lanjut Untung, kalau ada bantuan/kegiatan/program yang dilaksanakan di wilayah desa Tumbang Pajangei, masyarakat dan aparatur desa minta disosialisasikan/diberitahukan terlebih dahulu.
Selain mendengar aspirasi masyarakat, Untung mengaku dirinya memberikan beberapa penjelasan kepada masyarakat. Dia menyatakan, perbaikan ruas jalan Kabupaten penghubung Kurun-Tewah yang melintasi desa Tumbang Pajangei sudah dikordinasikan dengan Dinas PU Gumas melaui Kabid Bina Marga.
“Ruas jalan Kabupaten penghubung Kurun-Tewah yang melintasi desa Tumbang Pajangei akan dilakukan perbaikan awal Juli tahun ini,” terangnya.
“Terkait keadaan saat ini, saya imbau masyarakat desa Tumbang Pajangei untuk menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan tidak meremehkan Covid-19. Kalau protokol kesehatan dijalankan dengan baik, penyebaran Covid-19 di daerah ini bisa diminimalisir, bahkan daerah ini bisa kembali ke zona hijau penyebaran Covid-19,” pungkas Untung.(Nov/aw)












