
Drs H Masdulhaq
Muara Teweh, Media Dayak
Sebanyak tiga orang murid SDN 5 Melayu Kecamatan Teweh Tengah dan satu orang murid SDN 2 Tumpung Laung Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara (Barut) mewakili Kabupaten Barito Utara dalam mengikuti Olimpiade Sains Nasional Matematika dan IPA (MIPA) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya pada 28 Maret 2019 akan datang.
Empat murid SDN tersebut akan bertanding untuk mata pelajaran Matematika atas nama Nahdah Anisah Putri dan M Gibran Syaputra masing-masing dari SDN-5 Melayu Muara Teweh, sedangkan mata pelajaran IPA yakni Andra Dimas Nurpratomo dari SDN-5 Melayu dan Latifah asal SDN-2 Tumpung Laung I Kecamatan Montallat.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Drs H Masdulhaq, ditemui di ruang kerjanya Jumat (15/3) siang, meminta kepada pelajar SDN 5 Melayu dan SDN 2 Tumpung Laung yang mengikuti OSN MIPA tingkat Provinsi Kalteng agar bisa menunjukan prestasi dan menjaga kekompakan.
“Kami minta pelajar yang akan mengikuti lomba OSN di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah nantinya bisa menunjukan prestasi dan menjaga kekompakan serta bisa membawa harum nama daerah Barito Utara. Sebab ini bukan lagi mewakili nama sekolah, tetapi membawa nama Kabupaten Barito Utara,” kata H Masdulhaq.
Masdulhaq juga meminta kepada para guru yang mendampingi murid pada lomba OSN SD/MI di tingkat Provinsi Kalteng agar bisa memberikan motivasi kepada peserta.
“Untuk itu saya selaku Kepala Dinas Pendidikan meminta agar pelajar menjaga nama baik daerah, sebab di tingkat provinsi nanti akan bersaing dengan 13 Kabupaten/kota, penuh konsentrasi dalam mengikuti lomba, dan fokus pada lomba yang diikuti,” katanya.
Lebih lanjut Masdulhaq mengatakan pada prinsipnya Dinas Pendidikan atas nama pemerintah kabupaten berharap yang juara di Kabupaten Barito Utara, minimal bisa mendapat juga juara di tingkat provinsi Kalteng.
“Jangan sampai sudah berjuang di daerah kita, tetapi di tingkat provinsi tidak mendapatkan hasil apa-apa. Jadi kelihatan intinya maju mundurnya suatu pendidikan bisa terlihat, meskipun hanya tingkat SD, tetapi inilah peranan kita yang terlebih-lebih seorang kepala sekolah, kemudian seorang guru yang menangani matematika dan pelajaran IPA,” ujar Masdulhaq.
Menurut Masdulhaq, penguatan mutu pendidikan di jenjang sekolah dasar merupakan pondasi yang sangat penting bagi jenjang lebih tinggi, upaya penguatan harus ditempuh dengan mewujudkan pendidikan yang berorientasi pada peserta didik.
“Dan salah satu indikator peningkatan mutu pada suatu jenjang pendidikan adalah meningkatkannya kemampuan peserta didik dalam hal kemampuan berpikir kritis, daya nalar, kreativitas, sikap dan budi pekerti peserta didik,” ujarnya.
Dan pada tahun 2020 Dinas Pendidikan akan menganggarkan dana untuk pelaksanaan seleksi tingkat kecamatan. “Untuk itu diminta untuk tahun berikutnya tiap-tiap sekolah dapat mengikutsertakan siswanya pada seleksi tingkat kecamatan untuk mencari bibit yang terbaik dari yang baik (siswa) pilihan, sebagai duta kehormatan perwakilan dari Barito Utara,” katanya.(lna/aw)













