Sambut Ramadan 1447 H, Gubernur Kalteng Buka Pawai Tarhib di Bundaran Talawang

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menyampaikan sambutannya, di Bundaran Besar Talawang, Kamis (12/2)(Media Dayak/MMC Kalteng)

Palangka Raya, Media Dayak 

Bacaan Lainnya

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran secara resmi membuka kegiatan Pawai Tarhib dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah yang dipusatkan di Bundaran Besar Talawang, Kamis (12/2).

 
Pawai Tarhib tersebut diikuti oleh berbagai kelompok peserta, mulai dari anak usia dini hingga masyarakat umum. Panitia membagi rute pawai ke dalam dua jalur, yakni rute khusus bagi peserta PAUD, TK, dan RA dengan lintasan yang lebih singkat, serta rute utama yang diikuti oleh peserta TKA–TPA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, peserta umum, dan mobil hias yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Palangka Raya.
 
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa Pawai Tarhib merupakan wujud rasa syukur dan kegembiraan masyarakat dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
 
“Pawai Tarhib yang kita laksanakan ini merupakan salah satu bentuk ungkapan syukur dan kegembiraan dalam menyambut Bulan Suci Ramadan,” ujar Gubernur.
 
Ia menuturkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin mempererat silaturahmi, kebersamaan, serta ukhuwah, baik antarumat Muslim maupun antarumat beragama di Kalteng.
 
“Melalui pawai ini, kita harapkan silaturahmi, kebersamaan, dan ukhuwah antarumat, baik sesama Muslim maupun antarumat beragama, semakin terjalin dengan baik,” lanjutnya.
 
Gubernur juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan, khususnya selama pelaksanaan ibadah Ramadan, demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
 
“Mari kita terus menjaga kerukunan, toleransi, serta persatuan untuk bersama-sama mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan,” tegasnya.
 
Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persatuan dalam semangat Huma Betang.
 
“Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum menghidupkan semangat Huma Betang dalam bingkai NKRI, sebagai fondasi membangun Kalteng yang lebih berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas,” tambahnya.
 
Mengakhiri sambutannya, Gubernur berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian pawai dengan tertib serta mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
 
“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan mematuhi arahan panitia, sehingga pawai dapat berjalan aman, lancar, dan sukses,” tutupnya.(MMC/YM/AW)
image_print

Pos terkait