Respons Cepat TRC BPBD Barut dan MPA Trahean Cegah Meluasnya Karhutla di Teweh Selatan

PADAMKAN KARHUTLA DI TEWEH SELATAN-BPBD Barito Utara bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Trahean, padamkan kebakaran hutan dan lahan (Karjutla) di terjadi di Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan, Senin (13/7).(Media Dayak:Dok BPBD Barito Utara)

Muara Teweh, Media Dayak

Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan, Senin (13/7). 
 
Berkat respons cepat petugas bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Trahean, api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke area yang lebih besar.
 
Kepala BPBD Barito Utara HM Ikhsan melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, mengatakan laporan kebakaran diterima oleh anggota piket TRC dan Pusdalops-PB BPBD sekitar pukul 13.31 WIB dari warga melalui pesan WhatsApp.
 
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 13.44 WIB. Setibanya di lokasi, petugas menemukan beberapa titik api yang masih menyala pada tumpukan pepohonan bekas tebangan, dedaunan, dan semak belukar yang berpotensi meluas. Tim kemudian melakukan pemadaman menggunakan peralatan Jet Shooter serta dukungan mobil water supply hingga api berhasil dipadamkan,” ujar Rizali Hadi, Senin (13/7).
 
Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 15.16 WIB. Setelah dilakukan penyisiran dan dipastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali, tim kembali ke Posko Pusdalops-PB BPBD sekitar pukul 15.20 WIB.
 
Rizali menyebutkan, kebakaran yang terjadi merupakan kebakaran permukaan pada lahan bertipe tanah mineral dengan vegetasi berupa tumpukan pepohonan, dedaunan, dan semak belukar. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1,37 hektare.
 
Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Barito Utara mengerahkan personel TRC dan Pusdalops-PB yang didukung MPA Trahean. Peralatan yang digunakan meliputi lima unit Jet Shooter BPBD, satu unit mobil water supply (WS), satu unit mobil personel BPBD, serta tiga unit Jet Shooter milik MPA Trahean.
 
Rizali mengapresiasi partisipasi masyarakat yang cepat melaporkan kejadian sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan.
 
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin. Kewaspadaan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan, terutama di musim kemarau,” tegasnya.
 
BPBD Barito Utara juga terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan guna mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Kabupaten Barito Utara selama musim kemarau berlangsung.(Lna/Aw)
image_print

Pos terkait