Usai pembukaan Musda III PPNI Kabupaten Katingan, peserta Musda berkesempatan foto bersama kepala Dinas Kesehatan setempat Glorikus G, Kamis pagi (16/4), di aula kantor Bappedalitbang Kabupaten Katingan. (Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Katingan gelar Musyawarah Daerah (Musda) III, Kamis pagi (16/4), di aula kantor Bappedalitbang Kabupaten Katingan.
Hadir dalam kegiatan yang dibuka secara resmi oleh kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Katingan Glorikus G pada pagi itu, diantaranya puluhan pengurus PPNI Kabupaten Katingan dan belasan orang perwakilan dari Puskesmas, perwakilan dari pengurus DPW PPNI Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) serta sejumlah undangan lainnya.
Bupati Katingan Saiful dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh kepala Dinkes setempat Glorikus G mengatakan, Musda PPNI Kabupaten Katingan ini bukan sekedar serominial pergantian pengurus saja, melainkan juga sebagai wadah evaluasi, konsolidasi dan proyeksi peran perawat dalam mendukung pembangunan daerah yang kita cintai ini.
Oleh karena itu, atas nama Pemkab Katingan dirinya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh perawat di Kabupaten Katingan atas terselenggaranya kegiatan lima tahunan ini. “Karena, kalian merupakan pahlawan kemanusiaan yang berdiri di barisan terdepan, guna memberikan pelayanan kesehatan tanpa lelah di pelosok hulu hingga hilir DAS Katingan,” kata Glorikus,
Terkait dengan kegiatan ini pula, dirinya berpesan kepada seluruh peserta Musda agar memilih pengurus PPNI Kabupaten Katingan masa bhakti 2025-2031 ini nantinya hendaknya memilih pengurus yang memiliki integritas dan mampu merangkul seluruh anggota. Setelah terbentuk, pengurus harus menyusun program kerja yang membumi. Maksudnya, tidak hanya menyentuh aspek organisasi saja, tetapi langsung berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarat Katingan, yang pada intinya jadikan semangat Penyang Hinje Simpel sebagai nafas dalam bekerja, hidup rukun dan damai untuk tujuan yang mulia.
Karena peran perawat menurutnya, sangat krusial dalam menyukseskan visi-misi, yang mana seorang perawat merupakan tenaga kesehatan yang memiliki intensitas interaksi paling tinggi dengan masyarakat. “Seperti transformasi pelayanan, penanganan stunting dan gizi serta pemerataan akses,” terangnya, seraya berharap pelaksanaan Musda III PPNI Kabupaten Katingan ini selain berjalan lancar dan sukses, juga menghasilkan kepengurusan terbaik. (Kas/Aw)











