Pj Sekda Kalteng Nuryakin saat menyampaikan laporannya Musrenbang Provinsi Kalteng dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2023 yang digelar terpusat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (6/4/2022). (Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Musrenbang Provinsi Kalteng ini merupakan rangkaian proses perencanaan, yang dilaksanakan secara berjenjang menurut Pemerintahan, dimulai dari Musrenbang Desa/Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, Forum Konsultasi Publik, Forum Perangkat Daerah Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2022, Musrenbang Kabupaten/Kota.
Hal ini disampaikan Pj Sekda Kalteng Nuryakin pada acara Musrenbang Provinsi Kalteng dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2023 yang digelar terpusat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (6/4/2022). Acara dibuka langsung oleh Gubenur Kalteng Sugianto Sabran dan berlangsung secara hybrid.
Dikatakan Nuryakin, maksud dan tujuan diadakan Musrenbang Provinsi Kalteng Tahun 2022 ialah, Pertama, Untuk menyepakati permasalahan pembangunan daerah, prioritas pembangunan daerah, arah kebijakan pembangunan kabupaten/kota lingkup provinsi dan program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi.
“Kedua, Penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional, dan terakhir klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan provinsi dengan program dan kegiatan kabupaten/kota yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang kabupaten/kota,” terangnya.
Nuryakin menjelaskan bahwa penyusunan rancangan RKPD Tahun 2023 akan menjadi lanjutan pembangunan tahun sebelumnya, yang nantinya akan menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pembangunan Provinsi Kalteng.
Untuk itu sebut Nuryakin, dalam perumusan indikator maupun target capaian agar dapat mengacu pada standar pelayanan minimal yang terdapat pada urusan wajib pelayanan dasar, indikator pada SDG’s dan Peraturan Mendagri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Perda Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Melalui Musrenbang ini diharapkan dapat menjaring seluruh aspirasi/usulan dari pemangku kepentingan untuk mewujudkan sinkronisasi, sinergitas dan harmonisasi antar sektor dan antar wilayah dalam proses pembangunan di Tahun 2023,” tandas Nuryakin.
Nuryakin juga melaporkan bahwa terdapat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir dimana terdapat kenaikan hampir 1 triliyun lebih. “Kami berharap di Tahun 2023 dapat saling bersinergi dalam berinovasi untuk meningkatkan PAD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pasca covid-19,” tambahnya.
Selain itu, sambung Pj Sekda, kami telah menyusun prioritas perencanaan penanganan kewilayahan Provinsi Kalteng Tahun 2023 berdasarkan zonasi, dimana prioritas kewilayahan tersebut terbagi menjadi 3 (tiga) yakni, Prioritas Penanganan Kemiskinan; Prioritas Penanganan Pengangguran dan Prioritas Penanganan Pembangunan Ekonomi.
“Kami berharap kepada Dirjen Bina Pembangunan Daerah dan Deputi Kemaritiman dan SDA dapat memprioritaskan usulan Kami untuk mendukung Proyek Strategis Nasional,” pungkas Nuryakin. (MMC/Ytm/Lsn/AW)













