Kasongan, Media Dayak
Apa yang diungkapkannya itu menurutnya proyek pembangunan Pemkab Katingan yang dikerjakan oleh rekanan jangan hanya cepat selesai saja, tapi kualitasnya pun harus dijaga dengan benar, sesuai dengan kualitas yang sudah menjadi ketetapan. Karena, jika kualitasnya tidak sesuai dengan yang sudah ditetapkan, maka ketika dilakukan pemeriksaan dikhawatirkan menjadi beban dikemudian hari, yang bisa menjadi masalah. “Oleh karena itu, silahkan mempercepat pekerjaan tapi kualitasnya tetap baik, sesuai dengan standar yang sudah ditentukan,” tegasnya.
Dirinya mencotohkan pembangunan siring drainase di bahu jalan Soekarno Hatta (jalan Depag) Kasongan menuju komplek perkantoran Pemkab Katingan, yang baru dimulai beberapa hari yang lalu. Jika untuk pekerjaan tersebut jumlah semennya sekitar 1 sak untuk 1 meter tapi dikurangi menjadi 1/2 sak untuk 1 meter dengan alasan ingin mempercepat waktu pekerjaannya, namun setelah selesai berdampak terhadap menurunnya kualitas bangunannya, maka dikuatirkan akan menjadi masalah atau temuan. “Hal seperti ini sungguh malu tidak baik,” ujarnya.
Kesimpulannya, dirinya berharap kepada masing-masing kepala OPD lingkup Pemkab setempat dalam melaksanakan kegiatan pmbangunan milik Pemkab Katingan yang sudah diprogramkan sebelumnya, harus selalu singkron dengan program yang ada. Artinya, jangan kita biarkan pelaksanaan suatu program itu menjadi kurang baik. Untuk menjadi baik, selain harus dilakukan monitoring, juga dilakukan pengendalian dan lain sebagainya. Sehingga jalannya suatu pelaksanaan program dimaksud, bisa sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.
“Saya yakin, jika suatu program dilakukan dengan baik maka hasil pekerjaannya juga akan baik. Karena saat melakukan pekerjaan dari awal hingga berakhirnya pekerjaan tersebut sesuai dengan ketentuan yang sudah disepakati di dalam kontrak kerja,” pungkas orang nomor satu di Kabupaten berjuluk bumi Penyang Hinje Simpei ini. (Kas/Lsn)













