TIM PENCARIAN-Tim gabungan BPBD Barito Utara, TNI/Polri, dan masyarakat serta pihak Kecamatan Montallat terus melakukan pencarian korban tenggelam di perairan Sungai Barito wilayah Kelurahan Tumpung Laung I, Kecamatan Montallat, Minggu (10/10/2021).(Media Dayak/BPBD Barito Utara)
Muara Teweh, Media Dayak
Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Barito Utara (BPBD Barut), TNI, Polri, dan warga setempat terus menyisir Sungai Barito wilayah Kelurahan Tumpung Laung I hingga ke arah hilir, perbatasan dengan Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Minggu (10/10/2021).
Mereka mencari korban tenggelam bernama Jumatni, biasa disapa Tandeng (usia berkisar 50). Warga RT IV Kelurahan Tumpung Laung I ini hilang di Sungai Barito wilayah Kelurahan Tumpung Laung I, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, sejak Sabtu (9/10) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, Rizali Hadi, Minggu pagi membenarkan, pencarian korban tenggelam kian diintensifkan.
“Memasuki hari ke dua, tim pencarian sudah mulai memperluas wilayah pencarian ke arah hilir sampai dengan wilayah perbatasan Barito Utara-Barito Selatan. Radius pencarian dari TKP sampai ke Desa Terusan sekitar 15 km. Kami telah berkoordinasi dengan pihak BPBD Barito Selatan terkait izin memasuki wilayah Barsel,” jelas Rizali.
Seperti diberitakan media ini sebelumnya, berdasarkan informasi anggota MPA Tumpung Laung II, kronologis pada saat korban Tandeng menggunakan perahu melewati badan tongkang sebelah laut yang tambat di pesisir Sungai Barito, ternyata arus deras, sehingga diperkirakan korban terbawa arus dan masuk ke bawah tongkang. Perahu milik korban sudah ditemukan oleh tim pencarian.
Dihubungi terpisah, Sabtu malam, Kapolsek Montallat Iptu Rahmad Tuah mengatakan, pihaknya sedang mengumpulkan fakta-fakta di lapangan.(lna/Lsn)












