Pemprov Kalteng Pacu Realisasi Anggaran demi Tingkatkan Kualitas Pembangunan

Wagub Kalteng Edy Pratowo saat menyampaikan sambutan di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (4/8/2026)(MMC Kalteng)
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng terus mendorong percepatan realisasi anggaran sebagai upaya meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Provinsi Kalteng per 31 Juli 2026 yang digelar di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (4/8/2026).
 
Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo mengatakan, pengelolaan anggaran yang tepat sasaran dan akuntabel menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. 
 
Melalui Rakor TEPRA, pemerintah tidak hanya melakukan evaluasi pelaksanaan program, tetapi juga mencari solusi atas berbagai kendala agar realisasi anggaran dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
 
“Pengelolaan anggaran yang tepat sasaran dan akuntabel menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan. Karena itu, Rakor TEPRA diharapkan tidak hanya menjadi agenda evaluasi, tetapi juga forum yang berorientasi pada solusi dan menghasilkan langkah konkret untuk mempercepat pelaksanaan program,” ujar Edy.
 
Ia mengapresiasi perangkat daerah dan pemerintah kabupaten yang telah menunjukkan capaian penyerapan anggaran tinggi. Namun demikian, Edy menilai realisasi keuangan dan fisik hingga Juli 2026 masih perlu ditingkatkan sehingga seluruh perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota diminta mempercepat pelaksanaan program pada triwulan berikutnya.
 
Menurutnya, percepatan serapan anggaran harus diiringi dengan kualitas pelaksanaan program yang baik, tepat sasaran, serta sesuai ketentuan. Selain itu, seluruh program pembangunan juga perlu diselaraskan dengan Asta Cita Presiden dan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
 
Pemprov Kalteng juga mendorong optimalisasi pengadaan barang dan jasa serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri, termasuk produk Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), guna memperkuat perekonomian daerah.
 
“Rakor TEPRA ini diharapkan bukan sekadar rutinitas, melainkan menjadi sarana untuk memantapkan pelaksanaan program dan meningkatkan kualitas pembangunan. Setiap anggaran yang dikelola harus benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kalteng,” pungkas Edy.
 
Rakor tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, serta para bupati dan wali kota se-Kalteng.(MMC/YM/Aw)
image_print

Pos terkait