Wagub Kalteng Edy Pratowo dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Penandatangan MoU Misi Dagang antara Provinsi Jatim dan Provinsi Kalteng, di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur, Rabu (14/12/)(Media Dayak Yanting)
Palangka Raya, Media Dayak
Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Pemprov Jawa Timur (Jatim) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Misi Dagang antara Provinsi Jatim dengan Provinsi Kalteng.
Wagub Kalteng Edy Pratowo mengatakan kekayaan SDN yang dimiliki Kalteng memiliki potensi dan peluang investasi untuk ke depannya.
“Pada Triwulan I, II dan III tahun 2022 Provinsi Kalimantan Tengah merupakan provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi se-Regional Kalimantan berturut-turut sebesar 7,32 persen, 7,31 persen dan 6,74 persen serta kontribusi sebesar 10,72 persen. Dengan pertumbuhan tertinggi adalah komponen ekspor barang dan jasa sebesar 19,25 persen,” ucap Wagub di kegiatan Misi Dagang antara Provinsi Jatim dengan Provinsi Kalteng, bertempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (14/12).
Meski demikian katanya melanjutkan, sebagian besar produk/barang yang ada di Kalteng masih didukung dan dipasok dari luar daerah khususnya dari pulau Jawa.
“Pertemuan-pertemuan seperti kegiatan temu usaha dan misi dagang ini merupakan salah satu upaya memperluas serta melancarkan jaringan pasar bagi kedua belah pihak, baik yang bergerak sebagai penjual maupun pembeli, serta dapat menjalin kerja sama dengan mitra usaha baru,” terangnya membacakan sambutan Gubernur Kalteng.
Pihaknya berharap kegiatan ini dapat membuka pangsa pasar bagi pelaku usaha khususnya antara Pemprov Jatim dan Pemprov Kalteng.
“Kita semua berharap jalinan kerja sama antar pelaku usaha dapat berkelanjutan, dengan tetap menjaga kualitas produk usaha sehingga kemitraan tetap terjaga, dan memberikan manfaat satu sama lain seluas-luasnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya peningkatan pembangunan di Provinsi Kalteng,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan Provinsi Jatim tidak hanya melakukan Misi Dagang dengan beberapa provinsi di Indonesia, tetapi juga sudah melakukan koneksitas dengan beberapa negara.
“Kita akan coba membangun koneksitas lebih luas lagi, sehingga pada saat kami Misi Dagang ke berbagai negara, Kalteng punya beberapa produk unggulan dan produk andalan, kita bisa melakukan Misi Dagang di berbagai negara sesuai dengan komoditas-komoditas andalan dan unggulan di masing-masing daerah,” katanya membeberkan.
Wanita berhijab ini berharap kerja sama di antara kedua provinsi ini akan terbangun lebih produktif lagi ke depannya. “Saya berharap kunjungan Pemda Kalteng ke Jatim akan segera bisa dilaksanakan sehingga sesuatu yang bisa meningkatkan produktivitas diantara kedua provinsi ini bisa kita lakukan tidak hanya sekedar di bidang ekonomi, tetapi juga pada peningkatan SDM,” tutupnya berharap. (YM/AW)












