Pemprov Kalteng Dan Pemkab Pulpis Bekerjasama Bangun Kampung Budidaya Ikan Papuyu

Kadislutkan Darliansjah saat meninjau lokasi pembangunan Kampung Budidaya Ikan Papuyu di Desa Mantaren II, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (24/2). (Media Dayak/MMC Kalteng)

Pulang Pisau, Media Dayak

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng Darliansjah mengungkapkan dalam berbagai kesempatan, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran telah menginstruksikan dan mengarahkan seluruh kepala perangkat daerah termasuk pemangku kepentingan terkait, untuk selalu optimis membuat inovasi dan terobosan-terobosan sesuai dengan potensi sumber daya alam (SDA) untuk pemulihan perekonomian Kalteng.
 
“Meskipun di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, Gubernur Kalteng terus bergerak melakukan langkah-langkah terobosan dan inovasi untuk percepatan pemulihan ekonomi daerah akibat dampak dari pandemi Covid-19,” beber Darliansjah saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Mantaren II, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Kamis (24/2).
 
Dikatakan Darliansjah, beberapa langkah terobosan dan inovasi yang dilakukan antara lain melalui pembangunan Kampung Budidaya Ikan. 
 
Kampung Budidaya Ikan ini akan dibangun di Kabupaten Pulang Pisau dengan komoditas Ikan Papuyu (Betok), Kabupaten Kotawaringin Timur dengan komoditas Ikan Jelawat, Kabupaten Kotawaringin Barat dengan komoditas Ikan Gabus, Kabupaten Kapuas dengan komoditas Ikan Patin, dan Kota Palangka Raya dengan komoditas Ikan Baung. 
 
“Gubernur Kalteng yakin bahwa pembangunan Kampung Budidaya Ikan ini dapat memberikan dampak kepada peningkatan produksi perikanan,” terangnya.
 
Disebutkan Darliansjah, Gubernur Sugianto sangat berkomitmen dan mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kalteng dalam peningkatan produksi perikanan, salah satunya dengan peningkatan produksi ikan lokal yang mempunyai keunggulan, nilai tambah dan daya saing yang pasarnya semakin luas sampai ke pasar global dan bahkan ekspor.
 
Darliansjah juga mengatakan kampung budidaya ikan ini merupakan pengembangan dari berbagai jenis komoditas tertentu dari suatu desa atau daerahnya yang mampu meningkatkan kesejahteraan di daerah tersebut. 
 
“Pada dasarnya kampung budidaya ikan ini merupakan pengembangan dari komoditas yang sudah ada di daerah masing-masing yang menjadi komoditas unggulan dan menjadi ciri khas tersendiri dari daerah tersebut,” ucapnya.
 
Diharapkan dengan dibangunnya kampung budidaya ikan daerah, menjadi lebih fokus dalam peningkatan kinerja sektor kelautan dan perikanan, terutama peningkatan produksi perikanan di Kalteng.
 
Lebih lanjut diungkapkan, program ini merupakan wujud implementasi dari komitmen dan keseriusan Gubernur Sugianto Sabran dalam peningkatan produksi sektor kelautan dan perikanan serta mendorong pelaku usaha budidaya ikan Kalteng agar termotivasi dalam membudidayakan ikan secara berkelanjutan, dan mampu bersaing dengan daerah lain. 
 
“Sehingga dapat meningkatkan produksi perikanan khususnya produksi ikan lokal yang berdampak pada peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat Kalteng,” tutupnya.(MMC/YM/AW)
 
image_print

Pos terkait