Pemko Sosialisasi Saber Pungli

Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah membuka acara sosialisasi sapu bersih pungli. Belum lama ini/(Dayak Pos/Datmawanto)

Bacaan Lainnya

Palangka Raya, Media Dayak

   Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj. Umi Mastikah membuka kegiatan Sosialisasi Saber Pungli, bertempat di GPU Palampang Tarung. 

Sosialisasi yang dihadiri oleh Kepala Inspektorat Kota Palangka Raya Alman, Asisten I Setda Kota Palangka Raya Murni D Djinu, Perwakilan Polresta Palangka Raya dan Kajari. 

Pelayanan publik yang baik tentunya akan dapat menekan praktik pungli dan KKN di segala bidang.. Di sisi lain demikian perilaku aparatus sipil negara (ASN) untuk tetap berpegang tidak melakukan tindakan pungli  harus senantiasa diingatkan.

Ungkapan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj. Umi Mastikah usai kegiatan Sosialisasi Sapu Bersih Pungli, di Gedung Palampang Tarung, Selasa (18/12)

Dikatakannya, dalam rangka mewujudkan dan menciptakan pemerintahan yang bersih dari praktik KKN dan pungli. Maka hendaknya dilakukan pencegahan oleh semua pihak terutama di semua unsur pemerintahan.

Lanjutnya lagi,  semisalkan dari sisi pelayanan publik, jangan sampai sisi pelayan publiknya ini dicederai dari fungsi. Bila bisa dilakukan maka akan terhindar bahkan  dapat mencegah KKN dan pungli. 

Harus diakui lanjut dia, praktik pungli sudah berlangsung begitu lama, maka untuk memberantas hal tersebut diperlukan sinergitas  pihak terkait, selain itu juga sosialisasi pencegahan pungli ini terus menerus dilalukan.

“Seperti terjadinya OTT selama ini, yang pada akhirnya memberikan rekomendasi kepada kepala daerah untuk memberikan sanksi sesuai dengan aturan dan perundangan yang berlaku, ” tegas Umi.

Diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi pungli ini, maka para peserta terutama ASN  dapat memahami tupoksi dan aturan yang tidak boleh dilanggar sebagai pelayan public, katanya lagi. 

Dengan harapan agar benar-benar mengerti dan paham praktik pungli dan KKN itu,ucapnya.

Sementara itu Kepala Inspektorat Kota Palangka Raya Alman Pakpahan menjelaskan, pungli yang masih banyak terjadi di Kota Palangka Raya adalah di bidang pendidikan yakni di sekolah-sekolah dengan modus pungutan uang komite.

Untuk itu sudah banyak yang masuk laporan ke dinas kami, dan masalah komite salah satu yang paling tinggi. Dan itu menjadi tantangan bagaimana tidak ada pungli di sana sehingga sosialisasi ini salah satu bentuk pencegahannya, ” pungkasnya.(Dmt/Lsn)

image_print

Pos terkait