Asisten III Setda Gumas Letus Guntur didampingi anggota DPRD Rayaniatie Djangkan, narasumber kegiatan dan peserta kegiatan usai membuka kegiatan Pendampingan Penyusunan SAKIP di Hotel Orchardz Jayakarta, Jakarta Rabu (27/3).(Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar kegiatan Pendampingan Penyusunan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Hotel Orchardz Jayakarta, Jakarta 27-28 Maret 2024.
Bupati Gumas Jaya Samaya Monong melalui melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Richard yang disampaikan Asisten III Setda Gumas Letus Guntur di kesempatan itu mengatakan kegiatan yang dilakukan, nantinya akan menjadi acuan bagi perangkat daerah dalam menyusun SAKIP dan data pendukungnya di masing-masing perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas.
“Tujuan kegiatan untuk memacu dan menyempurnakan serta menyamakan persepsi dalam penyusunan SAKIP di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas,” kata Letus.
Letus menuturkan, Pemkab Gumas berkomitmen dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang akuntabel tertuang dalam visi misi kepala daerah dalam Indikator Kinerja Kabupaten Gumas dengan target nilai SAKIP predikat BB pada tahun 2023, dimana pada tahun 2022 sudah memperoleh predikat B.
Dengan demikian, pelaksanaan pendampingan penyusunan SAKIP di lingkungan Pemkab Gumas ini merupakan instrumen penting dalam mewujudkan visi dan misi tersebut sehingga harus dilaksanakan dengan konsisten dan penuh rasa tanggungjawab.
“Saya berharap peserta mengikuti kegiatan ini dapat dengan sungguh-sungguh, begitu juga kepada Narasumber agar dapat membimbing dan mengarahkan para peserta kegiatan sehingga dapat memberikan pemahaman dan akan diperoleh hasil yang lebih baik,”ujar Letus.
Ditambahnya, hasil evaluasi atas SAKIP Tahun 2022 Pemkab Gumas memperoleh nilai 61,78 dengan Predikat B. Ini artinya, untuk memperoleh predikat yang lebih baik lagi, masih banyak yang perlu dievaluasi terkait laporan SAKIP di lingkungan Pemkab Gumas.
Narasumber kegiatan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, diikuti beberapa kepala perangkat daerah serta pejabat eselon tiga dan anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan. (Nov/Aw)












