Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing.(Media Dayak/Antara)
Palangka Raya, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pertanian memberi bantuan alat pascapanen atau sarana pengolahan hasil pertanian kepada sejumlah kelompok tani di daerah setempat.
“Ada lima poktan yang berasal dari berbagai desa/kelurahan menerima bantuan alat pascapanen atau sarana pengolahan hasil pertanian,” kata Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing di Kuala Kurun, Minggu (2/11/2025)
Dia menerangkan, lima poktan itu adalah Poktan Sejahtera Bersama Samui dari Desa Tumbang Samui dan Poktan Tahasak Tukau dari Desa Luwuk Tukau Kecamatan Manuhing Raya, serta Kelompok Wanita Tani Penyang Hatampung dari Kelurahan Tumbang Marikoi Kecamatan Damang Batu.
Efrensia mengatakan, peralatan pascapanen menjadi alat mesin pertanian yang menunjang pada tahapan penting dalam proses bercocok tanam. Diantara alat hasil panen itu seperti mesin pemisah bulir padi dan mesin penyosoh padi.
“Kalau misalnya petani panen dan terlambat penanganannya, nanti hasil panen bisa busuk atau rusak. Oleh sebab itu, Pemkab Gunung Mas memberi bantuan alatpasca panen atau sarana pengolahan hasil pertanian kepada sejumlah poktan,” kata orang nomor dia di Pemerintah Kabupaten Gunung Mas ini.
Efrensia menjelaskan, pascapanen menjadi satu kesatuan yang harus benar-benar diperhatikan dan merupakan salah satu proses dari hulu ke hilir, dari penyediaan bibit, sarana produksi, proses produksi, pascapanen, bahkan sampai pemasaran.
Tugas pemerintah, sambung perempuan pertama yang menjadi Wakil Bupati Gunung Mas ini, adalah memfasilitasi petani dalam menjalani keseluruhan proses tadi.
Bahkan pemerintah daerah ikut membantu mempromosikan hasil-hasil petani, misalnya melalui Pasar Tani dan Festival Pangan Lokal, yang dilaksanakan dalam rangka Hari Tani dan Hari Pangan Sedunia tingkat kabupaten di Kuala Kurun.(Antara/Lsn)












